BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 15:40 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9265.00 9165.00
SGD 6816.35 6717.35
HKD 1189.30 1174.60
GBP 18392.95 18138.95
AUD 8933.50 8800.50
JPY 87.13 85.51
EUR 14561.02 14376.02
SAR 2479.45 2435.45
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
24°C
1011mb

5 km/h
Balikpapan:
28°C
1010mb

24 km/h
Samarinda:
28°C
1010mb

24 km/h
Anggota SAR Pingsan
Senin, 12-05-2008 | 04:00:00
BALIKPAPAN, TRIBUN - Para pengunjung objek wisata Pantai Manggar diimbau berhati-hati selama musim pancaroba sekarang.  Pasalnya, pasang surut air tidak menentu dan berpotensi membahayakan. Minggu (11/5), empat orang ( dua pengunjung dan dua anggota SAR) sempat tenggelam dan berhasil diselamatkan.

Bengah, salah seorang anggota SAR akhirnya dilarikan ke rumah sakit Kanujoso Djatiwibowo karena kondisinya melemah dan pingsan.  Kejadian ini berawal ketika pengunjung bernama Yusuf (27) dan Darwis (20) keduanya warga RT 03 Handil, berenang di Manggar.

Tak lama kemudian, tim SAR memperoleh informasi pengunjung tenggelam. "Saya sedang makan dan informasi HT (Handy Talkie) ada orang tenggelam. Info itu dari petugas kebersihan pantai," ungkap Aspiyansah.

Spontan Aspiyansah dan Bengah (rekannya) bergegas ke pantai. Mereka membawa rest kutube. Namun saatmenolong korban, mendadak kaki Bengah kram. Akhirnya Aspiyansah menolong mereka bertiga.  Aspiyansah pun sempat kelelahan. Namun karena kesigapan tim SAR lainnya akhirnya mereka berempat selamat.

Menurut Aspiyansah, dua pengunjung yang tenggelam awalnya menggunakan perahu karet untuk berenang. "Air laut surut jadi ombaknya memang menuju pantai. Tapi arus bawah laut malah ke tengah laut. Kondisi ini biasa terjadi pada musim pancaroba. Siapapun yang berenang saat kondisi ini pasti kelelahan dan kehabisan tenaga," jelas Aspiyansah. (m19)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA