You have to login before you can shout!
BALIKPAPAN, TRIBUN - Pola penanganan pasien dan pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat yang dirawat pada seluruh rumah sakit di Indonesia belum seluruhnya menyentuh kepentingan pasien, terutama masyarakat tidak mampu. Menyikapi kondisi itulah, Perhimpunan Rumahsakit Seluruh Indonesia (Persi) berinisiatif menggodok standar jaminan kesehatan yang bisa memadukan program daerah dan maksimalisasi pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Penyusunan standar jaminan kesehatan itu merupakan agenda penting Rapat Kerja Nasional (rakernas) X dan Seminar Nasional perumahsakitan yang diselenggarakan di Balikpapan 8-10 Mei 2008.
Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang juga ketua panitia Rakernas Persi, dr Henry Yapari mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat Indonesia tentang pelayanan kesehatan mendorong seluruh rumah sakit di Indonesia meningkatkan kinerja.
"Nah, rakernas ini menggodok sistem dan pola standar jaminan kesehatan daerah. Pola jaminan kesehatan yang baik adalah mengacu pada pasien safety. Pasien menjalani pengobatan di rumah sakit dengan penanganan yang aman tapi juga pembiayaan terjangkau," jelasnya.
Penyusunan standar jaminan kesehatan nasional ini akan jadi pedoman pengelola rumah sakit untuk menjalankan layanan pengobatan hingga rawat inap.(rid)
Created by IT Tribun Kaltim
Powered by JOOMLA