You have to login before you can shout!
BALIKPAPAN, TRIBUN- Sopir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengemudi Angkot Balikpapan (Forkopab) mengusulkan Pemkot Balikpapan mengucurkan subsidi, jika harga bahan bakar minyak (BBM) naik dan tidak diikuti kenaikan tarif angkot.
Ini dikemukakan Ketua IV Forkopab, Syaiful Yazan, didampingi Djoko S (Sekretaris) saat bertandang ke Tribun, Kamis (8/5) malam. Menurut Syaiful, subsidi yang diharapkan sekitar Rp 40.000 per hari per angkot.
Apabila tidak disubsidi pemkot, lanjutnya, tarif angkot harus dinaikkan sesuai persentase kenaikan harga BBM yang nantinya diputuskan pemerintah pusat. "Tarif angkot harus naik jika harga BBM naik. Ya, kenaikan tarif minimal untuk umum dari Rp 2.400 menjadi Rp 3.000 sedangkan pelajar Rp 1.300 menjadi Rp 1.500," ujar Syaiful.
Lebih lanjut Syaiful mengingatkan, saat di di Balikpapan beroperasi 2.003 unit angkot yang menyebar di trayek 1 hingga 8. "Kalau tarif angkot nantinya tidak disesuaikan, kami akan mogok," tandasnya. (m21)
Created by IT Tribun Kaltim
Powered by JOOMLA