BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Cari Foto Hidayat Lewat Internet
Rabu, 07-05-2008 | 05:13:24

DOKTER cantik Diana Abbas Thalib yang dijodohkan Yoyoh Yusroh dengan Hidayat Nurwahid, sebelumnya tidak pernah menaruh harapan jika akhirnya perjodohan melalui perantara Yoyoh bisa lancar dan menuju ke jenjang pernikahan. "Sampai saat kemarin waktu dipertemukan, saya dalam hati bicara jika ini hanya jalan untuk berupaya.

Sehingga saya sudah tidak disalahkan lagi, karena saya sudah berupaya. Kalau jadi Alhamdulillah, kalau tidak minimal saya sudah berupaya. Tapi Subhanallah akhirnya lancar dan Insya Allah, jadi," ujar Diana, dengan senyum manisnya.

Perjodohan yang muncul atas inisiatif Yoyoh Yusroh menurut Diana, karena kemungkinan besar Yoyoh merasa turut bersedih melihat dirinya yang masih sendiri tanpa mau berusaha mencari pengganti. Kedekatan Yoyoh dengan Hidayat yang bernaung dalam satu partai pula yang akhirnya membuat perjodohan menjadi semakin lancar.

Yoyoh mengawali perjodohan dengan meminta foto Diana terlebih dahulu untuk diberikan pada Hidayat. Namun hingga kini menurut Diana dirinya tidak pernah mendapatkan foto Hidayat Nurwahid. Hanya mendapat semacam biodata Hidayat yang berupa hasil print out dari internet

"Beliau (Yoyoh) curang saya nggak di kasih foto Mas Hidayat, mentang-mentang sudah bisa dicari dimana-mana," ujar Diana, sembari tertawa ringan.

Setelah mengenalkan Diana melalui foto kepada Hidayat, akhirnya Yoyoh pun berinisiatif untuk mempertemukan keduanya. Dan untuk pertama kalinya, Diana bertemu langsung dengan sosok Hidayat ditemani Yoyoh di kawasan Pondok Bambu. Hingga pada pertemuan kedua Diana masih ditemani oleh Yoyoh, sementara untuk pertemuan ketiga dan keempat, pasangan ini tetap memegang teguh aturan tidak ingin hanya berdua saja bertemu, sehingga tetap ditemani oleh sahabat yang lain.

"Memang aturannya seperti itu, dan Mas Hidayat sangat menjunjung tinggi aturan itu jangan sampai kita berbuat salah, jangan sampai terkena fitnah. Komitmen kita tidak ada pertemuan berdua, selalu ada yang menemani sebelum menikah," tuturnya.

Hingga pada saat lamaran, Senin (14/4) malam, Yoyoh sebagai mak comblang juga tidak bisa ikut menghadiri acara yang digelar di kediaman Diana di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Terungkap bahwa sebenarnya Hidayat ingin melamar Diana lebih cepat, hanya saja saat itu ibu satu orang anak ini masih ingin menyelesaikan beberapa tanggung jawabnya selain mempersiapkan mental. Diana merasa bahwa keputusan untuk menerima lamaran Hidayat nantinya akan mempertemukannya dengan dunia baru.

Meskipun sebelumnya pada saat awal berkenalan, baik Diana maupun Hidayat, setuju untuk melepaskan atribut masing-masing agar tidak merasa canggung satu sama lain. Tapi ternyata hal ini malah menjadi sesuatu yang "lepas kontrol". Sehingga acara lamaran bisa tercium oleh pers, dan hal ini tidak diperhitungkan oleh keduanya.

"Artinya tiba-tiba setelah lamaran langsung besok harinya dan seterusnya menjadi sorotan seperti ini. Itu yang saya mungkin masih belum siap banget," ujarnya sambil menghela nafas.

Pemberitaan di media juga sempat membuat dirinya syok hingga berurai airmata, ketika melihat sebuah judul yang menjadi headline, di salah satu media cetak lokal Jakarta. Perempuan yang tidak pernah  melepaskan senyum dari wajahnya ini merasa jika pemberitaan itu menjadi berlebihan

"Saya tidak menyangka akan jadi seperti ini, ini di luar perkiraan saya. Dan saya jadi serba salah menghadapi wartawan. Jika saya respon jadinya seperti berlebihan, kalau tidak saya respon ya ada tuntutan yang ingin mengetahui saya lebih jauh. Jadi saya pikir saya coba selektif dan terbatas," katanya ramah. (bersambung/persda network/katharina siswi w)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA