| Iklan baris Online | |
|---|---|
|
|
|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 day, 4 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Prakiraan Cuaca | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||
| Data Pengujung |
|---|
|
IP 38.103.63.17 Browser Operating System |
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Manja dan Gampang Mengeluh |
| Selasa, 06-05-2008 | 05:16:20 | |
|
SAAT menghadapi proses perceraian (tidak disebutkan tahunnya), Diana merasa cukup terpukul. Dan kehadiran Yoyoh Yusroh cukup mengobati perasaannya. Anggota DPR/MPR RI ini rajin membangunkan Diana agar sholat pada malam hari dan memberikan nasihat, yang masih diingat oleh Diana hingga saat ini. "Simpan airmata, jangan buang airmata untuk sesuatu yang sudah berlalu. Buang kebencian, jangan membenci sesuatu yang mungkin bisa mengantarkan kepada hal yang lebih baik. Beliau (Yoyoh) selalu menasihati saya, Alhamdulillah, saya ditemani oleh teman-teman yang baik yang mengingatkan saya untuk lebih dekat pada Allah," kata Diana, dengan tutur katanya yang lemah lembut. Kehadiran Yoyoh pula yang membuat Diana akhirnya bisa melalui proses perceraian dengan baik dan ikhlas, sehingga bisa mengambil hikmah dari peristiwa yang dialaminya. Ia mencoba tegar dengan mengarahkan pada hal yang bersifat positif. Dalam menjalani kesendiriannya, Diana mengisi untuk bekerja keras termasuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial yang membukakan matanya. Ternyata masih banyak orang yang lebih susah daripada dirinya, sehingga tidak ada alasan untuk mengeluh. Diana pun memutuskan untuk berhenti menjadi orang yang suka mengeluh. "Tadinya agak manja dan gampang mengeluh, tapi pada saat saya berjumpa dengan orang yang kondisinya jauh lebih susah, saya mencoba lebih tegar. Alhamdulillah, saya punya teman-teman yang baik sehingga menjadi orang yang lebih bersyukur," ujarnya. Kesibukan dan kesendirian Diana pula yang akhirnya menggerakkan Yoyoh untuk mencarikan pendamping baru. Yoyoh seringkali memotivasi Diana agar tidak takut dan trauma untuk kembali menjalani hidup berumah tangga. "Beliau berkata kalau sudah bertemu orang yang baik sudah Bismillah kita jalan saja. Tapi ya memang takdirnya belum ya keberanian itu tidak timbul," imbuhnya. Diana yang kemudian menghentikan bisnis mengelola klinik dengan menetap di Jakarta. Untuk mengelola Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Aliyah, di Jalan Pahlawan Revolusi No 100, Pondok Bambu, Jakarta Timur mengaku, tidak pernah meminta untuk dicarikan pengganti. Namun ternyata kesibukan baru dokter cantik ini menjadi direktur di rumah sakit yang didirikan oleh sang ayah dr.Abbas Thalib di atas tanah seluas 3,400 meter persegi dengan luas bangunan 4.000 meter persegi. Dilengkapi dengan 10 poli spesialis dan umum, mempermudah Yoyoh Yusroh untuk kemudian berinsiatif menjodohkan Diana Abbas Thalib dengan Hidayat Nur Wahid. (bersambung/persda network/katharina siswi w) |
|
|




























