| Iklan baris Online | |
|---|---|
|
|
|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 day, 6 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Prakiraan Cuaca | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||
| Data Pengujung |
|---|
|
IP 38.103.63.17 Browser Operating System |
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Lynx Terbang Menembus Suborbit |
| Jumat, 28-03-2008 | 04:00:00 | |
|
PERUSAHAAN yang mengembangkannya Xcor Aerospace menamainya Lynx. Pesawat tersebut seukuran pesawat jet pribadi dengan dua mesin dan dua tempat duduk. Bentuknya terlihat gemuk dengan tepian sayap sampai ke ujung depan mesin jetnya dan sirip vertikal di ujung kedua sayapnya. "Kami mendesain kendaraan ini agar menyediakan akses murah ke luar angkasa bagi perseorangan maupun peneliti, dan versi berikutnya dapat dipakai untuk penelitian atau komersial," ujar CEO Zcor, Jeff Greason. Xcor menghabiskan 9 tahun mengembangkan pesawat tersebut di pusat fasilitas yang juga dipakai Burt Rutan untuk mengembangkan SpaceShipOne, yang memenangkan kompetisi Ansari X Prize, di Pelabuhan Udara Mojave Los Angeles. SpaceShipTwo yang merupakan penerus SpaceShipOne telah dikontrak Virgin Galactic milik Sir Richard Branson untuk berbisnis wisata ke luar angkasa. Pesawat yang sudah dipamerkan dua bulan lalu ini siap meluncur tahun ini. Sebelumnya, Astrium, anak perusahaan teknologi luar angkasa dan pertahanan asal Eropa, EADS, juga tengah mempersiapkan kendaraan komersial untuk mengantar para turis yang ingin berwisata ke luar angkasa. Kendaraan roket yang mampu membawa penumpangnya ke sekitar 100 kilometer menjauh dari bumi itu, diproduksi untuk memenuhi tingginya permintaan pasar turis luar angkasa yang diprediksi akan terus meningkat. Analisa pasar EADS memperkirakan ada sekitar 15 ribu orang yang akan ambil bagian dalam perjalanan wisata yang menghabiskan dana sekitar 200 ribu euro (sekitar Rp 2,8 miliar) itu. Untuk mengantisipasi permintaan wisata ke luar angkasa tersebut Astrium akan memproduksi sekitar 10 pesawat setiap tahunnya. "Untuk memuaskan pasar anda akan membutuhkan lebih banyak pesawat dari yang anda kira, sebab satu diantaranya dioperasikan secara reguler, harga (ongkos) itu akan semakin murah apabila ada lebih banyak konsumen," kata Robert Laine, Chief Technical Officer Astrium. Bisnis wisata luar angkasa itu nantinya dikelola dan akan melibatkan banyak pihak layaknya bisnis pariwisata pada umumnya. Satu pihak akan membuat pesawatnya, pihal lainnya yang mengoperasikan, seseorang akan menjual tiketnya, dan seseorang akan mengurus akomodasinya. Astrium rencananya memproduksi pesawat wisata luar angkasa yang berkapasitas lima orang, satu pilot dan empat penumpang. Dalam situsnya, EADS telah menujukkan bagaimana bentuk pesawat yang akan diproduksinya itu, termasuk konsep interior pesawat dan tempat duduk bagi penumpangnya. (kcm) |
|
|




























