| Iklan baris Online | |
|---|---|
|
|
|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 day, 5 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Prakiraan Cuaca | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||
| Data Pengujung |
|---|
|
IP 38.103.63.17 Browser Operating System |
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Pemerintah Bagikan Software Gratis |
| Senin, 24-03-2008 | 04:00:00 | |
|
RENCANA Pemerintah RI untuk memberangus situs-situs porno telah bulat mulai April 2008 mendatang. Bagaimana dengan kesiapan pemerintah? Wartawan PersdaNetwork, Hendra Gunawan dan Achmad Subechi mewawancarai Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh, Minggu (23/3) malam. Berikut petikannya:
Bagaimana dengan rencana memblokir situs-situs porno? Kami sudah sepakat dengan seluruh yang terkait bahkan pada Presiden dan Wakil Presiden, per 1 April mendatang situs-situs porno akan diblokir. Kita sekarang sedang mulai mensosialisasikannya sampai akhir Maret ini. Esensinya adalah meminimalkan penyalahgunaan internet dan pada sisi lain kita mendorong penggunaan internet untuk kebutuhan yang membangun. Proses pemblokirannya bagaimana? Kita sudah menyiapkan tiga layer untuk memblokir, pertama adalah pada perorangan, kita tumbuhankan kesadaran pada masyarakat karena internet itu kita perlu karena positif, tapi juga ada negatifnya. Untuk level pertama ini disebut bottom level atau grass root layer. Untuk level ini masyarakat akan kita kasih paket softwaere secara gratis, bisa diakses Depkominfo maupun dibagikan secara langsung ke masyarakat. Di sini kita mengandalkan kebaikan individu. Lalu ada yang namanya medium layer, kita ingin memanfaatkan sistem jaringan yang ada, jaringan struktukrtur network baik di kampus, sekolah, kantor-kantor dan departemen. Di intenet ada namanya sebelum keluar gateway kan ada adminnya, yaitu administratornya. Nah di sentral gateway di kantor kita bentengi diadminnya itu. Kita pasang software agar tidak bisa mengakses situs porno. Sedangkan layer ketiga, ini namanya top layer. Kita kerja sama dengan ISP (internet service provider) agar di sana juga dipasang filter. Nama filternya adalah IIX (Indonesia Information Exchange). Itu yang dipasang filter, dari tiga layer itu kita bisa meminimize seseorang yang akan lakukan akses yang tidak benar. Ada warnet yang nakal, dengan segala cara untuk melanggar agar bisa mengakses situs porno? Ya kita juga kerjasama dengan asosiasi-asosiasi penyelenggaran jasa internet. Kita tetap harus menyediakan jasa ke masyarakat, agar jangan disalahgunakan. Esensinya kan itu. Dia kan tak bisa akses langsung, lewat ISP, jadi kalau ISP ini yang dipasang filter. Pelanggaran dari ISP, apa sanksinya? Insya Allah Selasa besok ada UU ITE (informasi dan transaksi elektronik) akan diselesaikan di rapat paripurna, jadi kalau mau memanfaatkan UU ITE itu sudah jelas ada. Termasuk menyebarkan informasi yang tidak menyenangkan itu hukumannya sangat jelas dalam UU itu. Ini adalah upaya untuk meminimisasi. Jadi orang-orang yang bergerak di bisnisIT itu kan sangat kreatif, sudah di- protect mereka juga bisa membobolnya. Jadi paling tidak kita akan membentengi dengan Undang- Undang. Bagaimana peta situs esesk-esek di Indonesia? Saya itu terus terang belum lihat peta situs-situs porno, tapi kalau dilihat dari keluhan-keluhan itu sangat banyak. Namanya pun juga agak susah, karena tidak selalu pakai nama XXX, ada yang pakai nama taruhlah mainmata.com atau nama santai.com. Susah dideteksi memang. Tapi dengan tim watch content nanti kita bisa melihatnya, sehingga kalau ada produk baru itu kita bisa memblok lagi . Dari apa saja yang sudah diduga punya kandungan tidak jelas. Ada kerja sama dengan Polri? Itu ujungnya. Saat ini kita belum memiliki pendekatan kriminal, karena kita ingin tumbuh kesadaran lebih dulu. Jadi ada tiga layer approach, agar menumbuhkan self filtering agar tak perlu repot membobol. Tapi kalau mereka tidak mempunyai self filtering, malah lebih punya minat agitasi, maka kita berusaha meng-hack. Kita ingin menaikkan teledencity atau subscriber internet, akan tetapi malah ada kekhawatrian ini akan disalahgunakan, dan tak ada efek positifnya. Padahal semuanya butuh internet. Kalau disalahgunakan malah akan terj adi resistensi tersendiri. Kita harus mencegah kemudharatannya. Yakin dengan rencana internet masuk desa? Kita sudah siapkan CAP (community access point), ada yang stationer ada yang lain, dengan CAP itu masyarakat bebas mengakses internet. Ada yang palai hotspot ada yang pakai jaringan. Harga juga cenderung turun sehingga mudah dimanfaatkan. Selai itu kita bisa manfaatkan dana dari CSR (Corporation Socila Responsibility) dari perusahaan-perusahaan di Indonesia, jadi ini akan cepat dilaksanakan. (*)
|
|
|




























