BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Banyak Remaja Terkena PMK
Selasa, 06-05-2008 | 05:16:20

PADA tahun 2007, Dinkes Kubar mengambil dan memeriksa sampel darah 110 orang di lima lokasi yaitu RSUD HIS, Lokalisasi Kilo 2 Tering, Lokalisasi Jambuk Kecamatan Bongan, Lokalisasi Kandang Kambing Kecamatan Jempang, dan Lokalisasi Kaju Kecamatan Muara Lawa.

Kemudian, berdasarkan hasil uji sampel darah di laboratorium, ditemukan ada 12  sampel darah positif HIV. Dari jumlah tersebut, 10 sampel darah milik pekerja seks komersial (PSK) yang datang dari luar Kubar, dan dua lainnya sampel darah penduduk lokal.

"Seperti itulah kenyataan di lapangan. Hingga saat ini Dinkes belum mengkarantina 12 penderita HIV/AIDS itu. Mereka masih tinggal di tempatnya masing-masing. Sampai saat ini, ada satu lokalisasi di Kubar, yaitu Lokalisasi Jaras di Barong Tongkok yang belum kita ambil sampel darahnya," ujar Kepala Dinkes Kubar Zulkarnaen SE M Kes, Senin (5/5).

Terkait masalah itu, ujarnya, dalam waktu dekat juga Dinkes Kubar berencana membentuk sebuah tim Volunteer Kliniks Fisiotrapi (VKF). Tim itu nantinya bertugas memberikan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS  kepada warga Kubar, dan juga membantu penderita dengan memberikan konseling.

Ditambahkan, masalah yang juga mengkhawatirkan di Kubar saat ini adalah prilaku seks bebas di kalangan remaja. "Berdasarkan laporan para dokter yang membuka praktik umum, mereka menemukan banyak anak remaja terkena penyakit menular seksual. Fenomena HIV/AIDS seperti gunung es, di atas kelihat sedikit namun ternyata di bagian bawah banyak sekali, karena belum dideteksi," ujarnya.

Zulkarnaen mengakui bahwa pihaknya baru melakukan uji sampel darah pada 2007, yaitu di RSUD HIS dan empat lokalisasi. "Hasil uji laboratorium sampel darah 110 orang ternyata mengejutkan. Sebanyak 12 orang di antaranya positif dengan tingkat usia produktif 25-35 tahun. Fakta ini benar-benar menjadi perhatian serius semua pihak termasuk Dinkes," ujarnya.  (lex)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA