BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 08:16 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9250.00 9175.00
SGD 6807.30 6726.30
HKD 1187.00 1175.50
GBP 18386.30 18182.30
AUD 8903.35 8794.35
JPY 87.08 85.69
EUR 14548.54 14402.54
SAR 2475.60 2438.60
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
31°C
1010mb

13 km/h
Balikpapan:
30°C
1009mb

24 km/h
Samarinda:
30°C
1009mb

24 km/h
Kubar Peringkat Pertama untuk Program Perkebunan
Rabu, 23-04-2008 | 05:19:56

SENDAWAR, TRIBUN - Dalam program pembangunan perkebunan tahun 2008, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menempati peringkat pertama daerah yang menerapkan  program perkebunan non kemitraan, dan menempati peringkat kedua dalam program perkebunan kemitraan. Kubar bersaing dengan Kabupaten Nunukan, Paser, dan Kutai Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Kadis Perkebunan Kaltim Ir Maksum AM Msi dalam acara rapat koordinasi pembangunan perkebunan se Kalimantan Timur di Auditorium Tulur Aji Jangkat, Selasa (22/4).

Dijelaskan Maksum, di tahun 2007 program revitalisasi perkebunan Kubar belum nampak dibandingkan dengan Nunukan, Kutai Timur dan Paser. Namun pada tahun anggaran 2008 Kubar langsung bertengger di nomor satu pada program non kemitraan dan nomor dua program kemitraan.

"Jika berbicara angka untuk bidang kemitraan, Kubar berada di Kutai Timur dengan jumlah 8 perusahaan kemitraan, 2.060 kepala keluarga dan 8.220 hektare lahan yang tersedia," ujarnya. Sedangkan untuk program non kemitraan menempati peringkat pertama yaitu 18 kelompok tani, 5.495 kepala keluarga dan 9.732 hektare. "Karena berkaca dari hal itulah Kubar dijadikan tempat Rakor Perkebunan," ujarnya.

Walaupun begitu 12 Kabupaten Kota di Kaltim jangan berkecil hati, ujar Maksum, karena Kaltim menempati peringkat kedua se nasional, hanya saja dari segi pembiayaan Kaltim menempati peringkat paling buruk. Kemudian berbicara tentang luasan lahan Kaltim belum apa-apa dibandingkan dengan peringkat pertama Propinsi Sumatera Selatan dan peringkat ketiga Propinsi Sumatera Utara.

"Ini menjadi pemikiran kita bersama untuk membangun pola kemitraan dan non kemitraan Kaltim untuk itu dibutuhkan konsolidasi dan percepatan program revitalisasi perkebunan yang berkelanjutan,"  ujarnya.

Sedangkan Kadis Pertanian Kubar Ir H Achmad Sofyan MM selaku Ketua Panitia Rakor Pembangunan Perkebunan se Kaltim mengatakan, terlaksananya kegiatan ini untuk mencari solusi dan menyediakan satu mediasi pemerintah dalam menyalurkan dan menyatukan satu persepsi dalam program pembangunan perkebunan dan pertanian secara luas.

Tujuan utama program ini, lanjutnya, untuk melaksanakan evaluasi program dan kegiatan program pembangunan 2007, dan memantapkan pelaksanaan anggaran perkebunan yang berbasis kinerja 2008 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Kubar H Didik Effendi Ssos yang membuka rakor pembangunan perkebunan se Kalimantan yang membaca kata sambutan Gubernur Kalimantan Timur Drs Yurnalis Ngayoh MM mengatakan, menyambut baik diselenggarakan rapat koordinasi yang memiliki makna strategis dalam rangka upaya sinkronisasi dan konsolidasi kegiatan pembangunan perkebunan tahun 2008 serta penyusunan rencana tahun 2009. dan menjadi sarana yang efektif untuk membahas masalah-masalah pembangunan daerah khususnya di bidang perkebunan yang ditindaklanjuti melalui program yang akan datang. (lex)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA