BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Pemkab Kubar Janjikan SPP Gratis hingga 2011
Sabtu, 03-05-2008 | 04:00:00
SENDAWAR, TRIBUN-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berjanji akan tetap mengratiskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk SD,SLTP dan SLTA hingga tahun 2011. Program ini sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2006.

Selain itu, Pemkab Kubar juga memberikan subsidi pendidikan, pengadaan sarana dan prasarana penunjang di masing-masing sekolah. "Hal ini untuk mewujudkan visi Pemkab Kubar yaitu Kutai Barat yang masyarakatnya Sejahtera, Cerdas, Sehat dan Produktif Berbasiskan Ekonomi Kerakyatan," kata Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) H Didik Effendi SSos, Jumat (2/5).

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara Bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman kantor Bupati Kubar, Didik mengungkapkan, pendidikan merupakan titian utama untuk dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, karena itu investasi bidang pendidikan tidak saja berfaedah secara individu tetapi juga penting bagi komunitas bisnis dan masyarakat umum.

Upacara Hardiknas yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2008, dihadiri oleh unsur Muspidakab Kubar serta seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Kubar.

Tema Hardiknas 2008 yang juga sebagai bagian dari peringatan 100 tahun Kebangkitan Bangsa, hal ini mengandung makna yang sangat dalam, khususnya terkait upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tertuang dalam UUD 1945. Oleh karena itu tema tersebut menjadi spirit dalam membangun kehidupan bangsa, sejalan dengan visi Pendidikan Nasional. "Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah," kata Didik saat membaca sambutan tertulis Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo.

Menurut Didik, Pemerintah telah mengambil sembilan kebijakan terobosan yang berskala massal dalam kurun tahun 2005-2007. Pertama kebijakan tentang pendanaan pendidikan melalui program bantuan operasional sekolah (buku), program bantuan khusus murid, program bantuan operasional manajemen mutu, dan program beasiswa.

Kedua, Peningkatan kualifikasi kompetensi dan sertifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Ketiga penerapan TIK secara massal untuk membelajaran dan administrasi.

Kebijakan keempat, pembangunan prasarana dan sarana pendidikan secara massal. Kelima, rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan secara massal.

Keenam, reformasi pembukuan secara mendasar ketujuh peningkatan mutu dan daya saing pendidikan dengan pendekatan komprehensif.

Kedelapan, penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan dengan pendekatan komprehensip. Terakhit kebijakan intensifikasi dan eksistensi pendidikan nonformal dan informal untuk menggapai layanan pendidikan kepada peserta didik yang tak terjangkau pendidikan formal. (lex)


 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA