BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Asrama Atlet Roboh Tertiup Angin
Jumat, 09-05-2008 | 05:13:25

TENGGARONG, TRIBUN - Tiga bangunan di asrama atlet Kompleks Stadion Madya Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang roboh, Kamis (8/5). Diduga, ketiga bangunan itu roboh akibat angin kencang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 pagi.

Dari keterangan seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya, awalnya, bangunan yang terletak paling kanan roboh menimpa bangunan di sebelah kiri. Bangunan itu kemudian merobohkan bangunan yang di sebelahnya lagi. Akibatnya, ada dua bangunan yang ikut roboh tertimpa bangunan pertama.

"Bangunan yang roboh itu adalah bangunan 4, 5 dan 6. Bangunan yang pertama roboh bangunan nomor 4, lalu nomor 5 dan 6," ujarnya.

Menurutnya ketiga asrama yang memiliki enam ruangan itu hampir selesai dibangun. Semua bagian rumah dan fasilitasnya sudah terpasang. "Sayang sekali, padahal ketiga rumah itu tinggal dipasang atapnya. WC, kamar, jendela, pintu dan lainnya sudah terpasang. Untuk membangunnya kembali butuh waktu sekitar dua bulan," ujarnya.

Menurut dia, setelah roboh kontraktor PT Tamako Raya Perdana lalu memerintahkan mereka untuk merapikan tempat itu.  

Dari pantauan Tribun, ratusan pekerja tampak melepas kayu-kayu di bangunan itu. Mereka mengumpulkannya kembali sesuai jenisnya. Awalnya wartawan dilarang untuk mengambil foto dan merekam aktivitas itu. Larangan tidak hanya berasal dari pekerja, tapi juga Dinas PU, konsultan dan kontraktor setempat. Bahkan, beberapa rekan media terpaksa berdebat agar dapat mengambil foto dan gambar asrama itu.

Selain dilarang untuk mengambil foto, konsultan dan kontraktor enggan menjelaskan penyebab robohnya asrama dan informasi teknis lainnya. Mereka menyerahkan hal tersebut kepada Bagian Humas Pemkab Kukar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Sugiyanto juga menolak memberi komentar.  Sementara itu, saat menemani kunjungan Ketua Pengarah dan Pengawas PB PON Pusat Hendarji ke Stadion Madya Kecamatan Tenggarong, Sugiyanto menceritakan penyebab robohnya bangunan itu. Menurut Sugiyanto, tiang-tiang penguat konstruksi belum dipasang dengan alasan tidak memperkirakan akan ada angin kencang.

Namun demikian Sugiyanto optimistis bahwa ketiga bangunan itu akan selesai sebelum PON. "Mungkin sekitar akhir Juni," katanya.

Dijelaskan, bangunan tersebut akan menjadi satu dari beberapa tempat untuk menampung sekitar 1.400 atlet dan official yang akan datang pada saat PON XVII nanti. Ia mengaku lupa berapa anggaran yang digunakan untuk membangun sekitar 10 asrama atlet itu.

Sementara itu, Hendarji, menyarankan, agar pekerja di asrama atlet itu ditambah. Agar pekerjaan dapat selesai pada targetnya. Hendardi sendiri berharap, agar semua asrama atlet dapat selesai pada akhir Mei. (reo)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA