|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 2 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Muslimah KAMMI Gelar Demo |
| Selasa, 22-04-2008 | 05:20:23 | |
|
TENGGARONG, TRIBUN - Sekitar 20 perempuan yang tergabung dalam Kemuslihan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Komisariat Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar aksi demonstrasi di bundaran Jembatan Bongkok, Senin (21/4). Aksi demonstrasi ini berkaitan dengan peringatan Hari Kartini. Dalam aksi yang tak mendapatkan pengawalan aparat kepolisian ini, mereka membentangkan spanduk hitam yang bertuliskan Saatnya Perempuan Cerdas Politik dan KAMMI Mendukung Pemberantasan Korupsi di Kukar, Maju Terus KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sejak minggu lalu, KPK memeriksa anggota DPRD Kukar dan masyarakat berkaitan dengan dugaan dana korupsi bantuan sosial (bansos). Dalam orasinya yang dilakukan secara bergantian, mereka menyerukan agar perempuan terlibat aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 26 Mei nanti. Mereka berharap agar perempuan tidak golput, tapi memberikan suara sesuai dengan aspirasinya. Mereka juga meminta, agar wanita dapat memanfaatkan jatah 30 persen di DPRD Kukar. Dalam selebaran yang dibagikan kepada setiap pengendara lalu lintas, mereka berpendapat, perempuan mempunyai kebebasan berpolitik yang sama dengan kaum laki-laki. Misalnya, sama-sama memiliki hak untuk memilih partai dan pemimpin. Karena itu, perempuan dituntut untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai politik. Sebab, tanpa pengetahuan yang baik, perempuan akan mudah atau rentan sekali tertipu dalam menyalurkan aspirasi politiknya. Perempuan akan mudah sekali diintervensi, menjual suaranya karena ada materi yang ditawarkan, mengabaikan hak politiknya dan menyambut demokrasi dengan jiwa skeptis. Untuk menciptakan kemandirian berpolitik itu, merupakantugas semua pihak, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai politik, LSM, Kader Muslimah KAMMI dan lainnya.(reo) |
|
|




























