BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Panjatkan Doa-doa di Lesong Batu
Selasa, 06-05-2008 | 05:16:20

SEKITAR 200 umat Hindu dari Samarinda, Bontang, dan Tenggarong mendatangi situs peninggalan Kerajaan Kutai di Lesong Batu, Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (4/5). Kedatangan mereka untuk melakukan ibadah, memanjatkan doa-doa khusus menyambut bulan purnama.

Kegiatan itu merupakan lanjutan dari Balinese Moon festival yang dibuka di Pura Payogaan Agung di Loa Ipuh, Tenggarong beberapa waktu lalu.

Pendeta Ida Bagus Dwi Jatenaya yang memimpin doa menjelaskan, kegiatan 200 umat Hindu itu juga untuk

mendoakan Cok Korde Gede Suayasa. Cok Korde adalah pendiri Pura Payogaan Agung yang wafat 29 Maret 2008 lalu. "Kita mendoakan agar atma-nya mendapat tempat di surga dan mendapat ketenangan, kebahagiaan sejati dan pengampunan dari segala dosa-dosanya," ujar Ida Bagus.

Dipilihnya Lesong Batu sebagai tempat ibadah, lanjut Ida Bagus, karena tempat itu merupakan areal Kerajaan Kutai, Kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Di tempat itu ada tujuh prasasti dalam bentuk Yupa atau tugu batu, yang terdapat tulisan dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Palawa.

Menurutnya, berdasarkan paleografinya, tulisan tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-5 Masehi. "Berdoa di sini terasa lebih afdol, sebab, ada sejarah tadi dan ikatan emosional antara masyarakat Hindu dengan daerah ini," kata Ida Bagus.(reo)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA