|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 13 hours, 54 minutes ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Harga Rp 120.000 per 15 Kg |
| Senin, 12-05-2008 | 04:00:00 | |
|
SANGATTA, TRIBUN - Sempat mengalami kelangkaan bebarapa minggu lalu, gas elpiji di Sangatta Kutai Timur (Kutim) mulai normal. Meski demikian, harga elpiji di tingkat pengecer belum stabil, berkisar Rp 100.000 - Rp 120.000 untuk isi 15 kilogram (Kg).
Dari pantauan Tribun di sejumlah sub agen dan pengecer di Sangatta kemarin, didapati stok elpiji cukup meskipun harga masih belum sama di tingkat pengecer. Ketersediaan elpiji di Sangatta juga dibenarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim. Kepala Disperindag Kutim Suryanto mengatakan, saat ini stok elpiji di Sangatta dijamin cukup. Hal ini didasari pantauan Disperindag terhadap sejumlah penjual elpiji di Sangatta beberapa waktu lalu. "Tim kami sudah mengecek ke penjual-penjual elpiji. Dan ternyata mereka memiliki stok yang cukup. Dan kami menyimpulkan elpiji di Sangatta saat ini normal," terang Suryanto. Meski demikian, kata Suryanto, pihaknya tidak dapat mengontrol harga penjualan elpiji di tingkat pengecer. "Kalau dari sub agen yang kami datangi, rata-rata mereka menjual dengan harga standar yaitu Rp 90.000 isi 15 kg. Tapi ditingkat pengecer, sulit untuk kami pantau. Tapi di beberapa pengecer yang kami datangi rata-rata mereka menjual Rp 100.000 sampai Rp 120.000 per 15 kg," ujarnya. Pemilik sub agen elpiji Buana Mekar H Jabir mengatakan, terakhir kali pihaknya mendapat kiriman dari Samarinda pada Jumat (9/5). "Terakhir, Jumat sebanyak 304 tabung," kata Jabir. Namun, seperti biasanya, stok elpiji di Buana Mekar langsung habis terjual dua jam setelah barang tiba. "Kalau di sini dua jam pasti langsung habis. Pembelinya kebanyakan pengecer-pengecer atau toko-toko," katanya. Jabir mengakui, hingga saat ini pasokan elpiji di tokonya belum stabil. "Kiriman belum pasti, tergantung barang di Samarinda atau Balikpapan. Kadang-kadang bisa dapat kiriman tiga kali seminggu atau satu kali seminggu kalau lagi kosong," ujarnya. Meski demikian Jabir mengakui, Buana Mekar tidak pernah menjual elpiji isi 15 kilogram dengan harga di atas Rp 90.000 per tabung. "Sampai saat ini kami jual tidak pernah lebih dari Rp 90.000," pungkasnya. (eza) |
|
|



























