BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Jelang UN, SMPN 1 Sangatta Utara Doa Bersama
Jumat, 02-05-2008 | 04:00:00
SANGATTA, TRIBUN - Sekitar 160 siswa kelas IX SMPN 1 Sangatta Utara, Rabu (30/4) melakukan doa bersama untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) 5-8 Mei mendatang. Doa bersama ini dilakukan sebagai usaha spiritual yang dilakukan siswa dan guru agar sukses menempuh UN tahun ini.

"Kami sudah melakukan usaha keilmuan sejak Juli 2007 hingga April 2008 dengan menggelar try out sebanyak 10 kali, juga bimbingan psikologis. Dan saat ini (Rabu 30/4) kami adakan usaha spiritual," kata Yaya Sutarya, Kepala Sekolah SMPN 1 Sangatta Utara.

Kegiatan doa bersama ini digelar dengan mendatangkan tokoh-tokoh agama. "Jadi tokoh semua agama kami datangkan. Untuk yang muslim, kami adakan salat Hajad, salat Istigosah dan Yasinan," terang Yaya.

Selain siswa, guru SMPN 1 juga ikut mendoakan kesuksesan siswa dengan menggelar Yasinan setiap malam saat UN digelar. "Jadi guru-guru juga Yasinan tiap malam di sekolah tanggal 5-8 Mei, pas malam UN. Ini usaha spiritual yang dilakukan guru-guru untuk kesuksesan siswa," ujar Yaya. Yaya berharap, orangtua siswa juga dapat ikut mendoakan anak-anaknya agar sukses menghadapi UN tahun ini.

Yaya menerangkan, hasil Tes Daya Serap (TDS) SMPN 1 tahun ini mencapai 70 persen. Dari hasil ini Yaya optimistis siswanya dapat meraih kelulusan 100 persen. "Tahum lalu TDS kami hanya 56 persen, tapi lulus 100 persen. Dan tahun ini TDS kami 70 persen, karena itu saya optimistis akan lulus 100 persen," katanya.

Lebih lanjut Yaya menerangkan, untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan selama UN, pihaknya melakukan koordinasi dengan semua sekolah yang berada di Rayon I. "Jadi kami di Rayon I bersama-sama mengambil soal dari Disdik ke Polsek Sangatta. Jadi sekarang soal ada di Polsek Sangatta," ujar Yaya.

Selain itu lanjutnya, pihak SMPN 1 juga melakukan sistem silang murni dalam pengawasan UN. "Jadi tidak ada guru kami yang boleh masuk ke ruangan saat UN selain pengawas," ujarnya. Selain itu, pihaknya juga melibatkan Tim Pemantau Independen (TPI), LSM, Dewan Pendidikan dan kepolisian untuk mengawasi  jalannya UN.(eza)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA