BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Kampus Stiper sudah Bisa Digunakan
Sabtu, 03-05-2008 | 04:00:00
AKSI dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Jumat (2/5) di DPRD Kutim mendapat tanggapan beragam dari anggota DPRD. Dalam aksinya ini mahasiswa menyampaikan dua tuntutan, lihat boks.

Wakil Ketua DPRD Bahrid Buseng menjelaskan, selama tiga tahun ini DPRD telah menyepakati penggunaan anggaran 20 persen untuk pendidikan. "Kami sudah setuju 20 persen untuk pendidikan sejak tiga tahun lalu. Masalah pelaksanaannya adalah tugas pemerintah," kata Bahrid.

Ia menambahkan, dari hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang ia lakukan beberapa waktu lalu di gedung Stiper, didapati bangunan sudah layak digunakan. "Bahkan menurut kontraktor, gedung Stiper ini sudah dapat dipakai untuk menerima mahasiswa baru tahun ini," katanya.

Sementara, kata Bahrid, untuk pembangunan gedung SMPN 2 juga sedang dikerjakan, tinggal tahap penyelesaian. "Intinya, semua yang dituntut mahasiswa ini sedang proses pengerjaan," katanya.

Sementara, Kasmidi Bulang, Ketua Komisi III mengatakan, pembangunan Stiper sudah berjalan, dan progressnya pun cukup bagus. Namun, masalah besaran anggaran yang dikeluarkan Bumi Recources (BR) untuk pembangunan Stiper memang tidak pernah disebutkan.

Meski demikian kata Kasmidi, BR dipastikan akan menyelesaikan pembangunan kampus Stiper. Sementara, untuk masalah Panitia Khusus (Pansus) Pendidikan 2006, menurut Kasmidi sedang dalam proses pembentukan.

"Namun, sebelum membentuk pansus, kami harus melalui mekanisme, misalnya melakukan hearing terlebih dulu dengan seluruh anggota Dewan atau ketua fraksi di DPRD. Setelah hearing baru kita bisa bentuk pansus," terangnya. Ia menambahkan, saat ini DPRD sudah memegang data laporan 2006 dan 2007 dari Dinas Pendidikan. (eza)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA