BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 15:40 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9265.00 9165.00
SGD 6816.35 6717.35
HKD 1189.30 1174.60
GBP 18392.95 18138.95
AUD 8933.50 8800.50
JPY 87.13 85.51
EUR 14561.02 14376.02
SAR 2479.45 2435.45
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
24°C
1011mb

8 km/h
Balikpapan:
28°C
1010mb

24 km/h
Samarinda:
28°C
1010mb

24 km/h
Katakan Tidak untuk Narkoba
Senin, 07-04-2008 | 04:00:00
BNK siapa yang punya....
BNK siapa yang punya....
Yang punya kita semua....

Narkoba siapa yang punya...
Narkoba siapa yang punya...
Yang punya orang gila...

NYAYIAN kampanye menyerukan penolakan kejahatan narkoba dari sekitar 260 siswa SMP II Sangatta Utara nyaring terdengar pada kegiatan work shop anti narkoba, yang digelar Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Timur (Kutim), Sabtu (5/4) di SMP II Sangatta Utara. Penyuluhan edukatif tentang bahaya narkoba yang disampaikan Sekretaris BNK Kutim Budiman Mahlan dan Kabag Bina Mitra Polres Kutim AKP YF Momot mendapat sambutan positif dari siswa SMPN II Sangatta Utara. Selama hampir dua jam siswa kelas I dan II ini mengikuti pemaparan Budiman dan Momot.

"Nanti kalau saya bilang narkoba adik-adik jawab no. Tapi kalau saya bilang prestasi adik-adik jawab yes," ajak Budiman mencairkan suasana. Pendekatan dengan metode hiburan seperti ini dinilai Budiman sangat efektif untuk siswa sekolah. Tak jarang, Budiman mengajak siswa untuk bernyanyi dan memberikan kuis seputar kejahatan narkoba.

Penyuluhan seperti ini memang sedang gencar dilakukan BNK Kutim. Namun, keterbatasan personel dan sulitnya medan di Kutim membuat BNK kesulitan melakukan sosialisasi ke semua kecamatan. "Sekarang kami baru bisa melakukan di daerah Sangatta. Tapi awal bulan depan kami akan mulai masuk ke pedalaman seperti Karangan dan Muara Wahau," katanya.

Lebih lanjut Budiman mengatakan, sulit untuk melarang orang tidak menggunakan narkoba. "Yang penting bagaimana BNK mensosialisasikan pencegahan terhadap pemakaian narkoba. Penggunaan obat-obatan terlarang seperti LL oleh siswa di Kutim menurut Budiman sudah cukup memprihatinkan. "Pengguna LL di sini cukup parah. Sebab LL murah dan mudah didapatkan," ujarnya.

Sementara menurut Momot, siswa adalah target yang sangat mudah untuk diajak ke dalam dunia narkoba. Sebab, masa-masa usia sekolah memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi. "Cara penanganan narkoba bermacan-macam. Bisa melalui pusat rehabilitasi, bisa juga penanganan keluarga atau sekolah. Jadi, peran guru dan orangtua terhadap perilaku anak atau siswa sangat besar," katanya Momot.

Kegiatan ini juga mendapat tanggapan positif dari pihak sekolah. "Sosialisasi ini bagus sekali buat siswa. Sebab mereka bisa tahu tentang bahaya narkoba," kata Erawati, Guru Biologi SMP II. Menurutnya, siswa saat ini lebih berani dan cuek terhadap nasihat guru dan orangtua. "Mungkin ini satu efek dari tayangan-tayangan di televisi," pungkasnya. (eza)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA