|
Selasa, 15-04-2008 | 05:14:16 |
|
SANGATTA, TRIBUN - Belum adanya kejelasan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Indominco Mandiri dalam pertemuan kedua dengan warga enam desa binaan di Kutim, Rabu (9/4) malam di Kecamatan Teluk Pandan, membuat warga semakin kecewa. Warga menilai, pada pertemuan yang juga dihadiri Suardi (Ketua Badan Kehormatan DPRD) dan Sem Karta (Sekretaris Komisi I) ini, PT Indominco belum siap menjawab tuntutan warga. |
|
|
Selasa, 15-04-2008 | 05:14:16 |
|
SANGATTA, TRIBUN - Tidak tahan terus hidup dalam kegelapan, 10 orang perwakilan warga Bukit Pelangi mendatangi DPRD Kutai Timur (Kutim), Senin (14/4) kemarin. Kedatangan mereka untuk meminta perhatian serius dari pemerintah untuk dapat menyalurkan listrik ke rumah-rumah warga di Bukit Pelangi. |
|
|
Senin, 14-04-2008 | 05:13:21 |
|
SANGATTA, TRIBUN - Untuk mengatasi mahalnya harga buku pelajaran, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) telah membeli hak cipta sebanyak 37 buku pelajaran dari para penulis. Kemudian, buku tersebut akan diletakkan ke portal Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) untuk dapat di-download secara gratis oleh semua pihak terutama kalangan sekolah. |
|
|
Sabtu, 12-04-2008 | 04:00:00 |
|
SANGATTA, TRIBUN - Meski sudah mengalirkan air pasca demo ratusan warga Sangatta beberapa hari lalu, PDAM Cabang Sangatta tetap saja kedatangan warga yang mempertanyakan jadwal giliran mendapat air. Seperti Diah, warga Teluk Lingga yang mendatangi Kantor PDAM, Kamis (10/4) lalu. Kepada petugas loket, Diah menanyakan jadwal air ke wilayahnya. |
|
|
Sabtu, 12-04-2008 | 04:00:00 |
|
SANGATTA, TRIBUN - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) rupanya masih menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga Kutai Timur (Kutim). Dari data resmi yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim beberapa waktu lalu, hingga April 2008 saja, DBD sudah menelan dua korban jiwa dari kalangan anak-anak. |
|
|
Jumat, 11-04-2008 | 04:00:00 |
|
SANGATTA, TRIBUN - Maraknya aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Kutai Timur (Kutim) disikapi Sekkab Sjafruddin Achmad. Menurut Sjafruddin, meskipun Bupati Awang Faroek dan Wakil Bupati Isran Noor berada di luar daerah, namum roda pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. Menurutnya, bupati dan wabup tetap memperhatikan persoalan di Kutim, termasuk beberapa aksi seperti yang terjadi beberapa hari ini di DPRD Kutim. |
|
|
Jumat, 11-04-2008 | 04:00:00 |
|
AKSI yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Peduli Kutim (AMPKT) dinilai anggota Dewan salah alamat. Sebab, tuntutan yang disampaikan lebih berfokus pada pemerintah, bukan DPRD Kutim. Meski demikian, sebagai wakil rakyat, Dewan tetap ingin mempertemukan AMPKT dengan pejabat pemerintahan. Namun, usaha Dewan mendatangkan pejabat pemerintah gagal dilaksanakan, sebab bupati, wabup dan sekkab sedang tidak berada di Kutim. |
| Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. | Anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini. Anda harus login terlebih dahulu. |
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 43 - 49 dari 143 |