BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Pawai dari Patung Burung hingga Swarga Bara
Jumat, 02-05-2008 | 04:00:00
SANGATTA, TRIBUN - Sekitar 200 buruh yang tergabung dalam SBSI, SPSI, PPMI,  KOPRRA dan SPK, Kamis (1/5) menggelar aksi turun ke jalan. Aksi ini merupakan wujud solidaritas serikat pekerja di Sangatta dalam merayakan hari buruh yang diperingati serentak di seluruh dunia pada tanggal 1 Mei kemarin.

Aksi diawali dengan pawai kendaraan roda empat dan roda dua dari Patung Burung selamat datang Sangatta dan berakhir di Swarga Bara Town Hall Sangatta Baru. Tak lama, aksi dilanjutkan dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di depan Kantor Koperasi Karyawan PT KPC.

Setelah itu, masing-masing perwakilan serikat pekerja tampil di atas panggung untuk menyampaikan pemikiran dan harapannya terhadap nasib buruh, khususnya di lingkungan Kutai Timur.

"Hidup buruh, hidup buruh, buruh bersatu tak bisa dikalahkan," ujar Syahrul, perwakilan buruh dari SBSI memulai orasinya. Dalam orasinya, Syahrul mengajak seluruh buruh untuk merenungi nasib mereka. "Kita sudah bebas menyampaikan pikiran dan pendapat. Tapi masih banyak rekan kita yang masih terpasung kebebasaannya oleh para pengusaha. Hari ini, di hari buruh ini, mari kita berpikir dan bertindak untuk buruh, untuk kita dan untuk semua. Hidup buruh," teriak Syahrul.

Aksi turun kejalan ini sempat mengagetkan warga Sangatta. Pasalnya, sekitar 200 buruh ini mendapat kawalan ketat dari petugas kepolisian. (eza)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA