BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 08:16 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9250.00 9175.00
SGD 6807.30 6726.30
HKD 1187.00 1175.50
GBP 18386.30 18182.30
AUD 8903.35 8794.35
JPY 87.08 85.69
EUR 14548.54 14402.54
SAR 2475.60 2438.60
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
31°C
1010mb

13 km/h
Balikpapan:
30°C
1010mb

14 km/h
Samarinda:
30°C
1010mb

14 km/h
Bom Bunuh Diri Tewaskan Menteri Sri Lanka
Senin, 07-04-2008 | 04:00:00
KOLOMBO, TRIBUN  - Menteri Jalan Raya Sri Lanka Jeyaraj Fernandopulle, 55, tewas dalam serangan bom bunuh diri yang diduga dilancarkan oleh pemberontak Macan Tamil, Minggu (6/4). Insiden ini juga menewaskan 10 orang dan melukai 50 lainnya.

Ledakan terjadi terjadi ketika Fernandopulle sedang menghadiri upacara penaikan bendera di Kota Weliveriya. "Ini adalah bom bunuh diri Macan Tamil," kata Menteri Media Anura Yapa.

Fernandopulle selama ini disebut-sebut sebagai kandidat potensial perdana menteri (PM). Dia adalah salah satu politisi yang mendapat penjagaan ketat di negeri penuh konflik itu. Dalam penampilannya di Kota Weliveriya, dia juga mendapat penjagaan berlapis.

Polisi menduga, seorang anggota Macan Tamil menyusup dalam kumpulan massa dan meledakkan bom yang digembolnya.

Fernandopulle adalah pejabat yang vokal dalam mengritik gerakan separatis Macan Tamil dan anggota dari pemerintah Sri Lanka dalam perundingan perdamaian yang gagal dengan pihak gerilyawan.

Fernandopulle menjadi politisi pemerintah kedua yang dibunuh dalam tahun ini. Sebelumnya, menteri pembangunan bangsa DM Dassanayake juga dibunuh dalam serangan bom pinggir jalan di distrik yang sama pada awal tahun ini.

Sri Lanka telah menarik diri dari gencatan senjata yang telah berumur enam tahun yang diprakarsai Norwegia dengan Macan Tamil pada Januari lalu, dan sejak itu pertempuran semakin berkobar.             Macan Tamil  berperang untuk mendapatkan otonomi  bagi suku minoritas Tamil di bagian utara dan timur negara pulau itu, yang mayoritas berpenduduk suku Sinhala sejak 1972. Konflik antar etnis ini telah menelan korban puluhan ribu orang. (ant/afp)


 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA