BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 15:40 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9265.00 9165.00
SGD 6816.35 6717.35
HKD 1189.30 1174.60
GBP 18392.95 18138.95
AUD 8933.50 8800.50
JPY 87.13 85.51
EUR 14561.02 14376.02
SAR 2479.45 2435.45
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
24°C
1011mb

8 km/h
Balikpapan:
28°C
1010mb

24 km/h
Samarinda:
28°C
1010mb

24 km/h
Jenderal AS Mundur, Pentagon Bantah Akan Serbu Iran
Kamis, 13-03-2008 | 04:00:00
WASHINGTON, TRIBUN - Gara-gara berbeda pandangan dengan Presiden George W Bush soal bagaimana menangani nuklir Iran, Laksamana William Fallon, pemimpin Pusat Komando AS di Irak dan Afghanistan mundur.

Pengunduran diri Fallon, Selasa (12/3) atau  Rabu (13/3) waktu Indonesia, itu sudah diisyaratkan sebelumnya. Sejumlah media beberapa waktu lalu mengatakan setidaknya ada lima jenderal di lingkungan Pentagon yang akan mundur bila Bush mengotot mengambil pendekatan keras terhadap Iran.

Pilihan Fallon itu, memicu kekhawatiran beberapa kalangan bahwa pemerintahan Bush akan benar-benar menyerang Iran yang sampai saat ini masih mempertahankan program nuklirnya. Namun ini buru-buru dibantah Menteri Pertahanan AS Robert Gates. "Seperti saya katakan, anggapan bahwa keputusan (Fallon) itu menunjukkan ada perubahan kebijakan terhadap Iran adalah konyol," kata Gates.

Untuk sementara posisi Fallon digantikan wakilnya Letjen Martin Dempsey sampai pengganti Fallon ditunjuk presiden dan disahkan senat. Tokoh yang paling mungkin menggantikan posisi Fallon adalah Jenderal David Petraeus, yang saat ini memimpin pasukan AS di Irak. Petraeus dikenal berbeda pendapat soal kapan seharusnya pasukan AS ditarik dari Irak. Fallon menginginkan penarikan secepatnya, sedangkan Petraeus ingin sebaliknya.

Perwira tinggi lain yang berpotensi menduduki kursi kosong Fallon adalah Letjen Peter Chiarelli. Chiarelli saat ini menjabat asisten militer senior Fallon. Ia juga mantan komandan senior di Irak.

Fallon dikenal sebagai perwira tinggi yang punya pendekatan diplomatik yang sangat baik, sehingga sangat bisa dipahami bila ia menolak tindakan keras terhadap Iran yang mengembangkan nuklir. Fallon, ketika menjabat komandan armada Pasifik AS, Februari 2006 datang ke Indonesia untuk mendiskusikan pencabutan embargo militer. Waktu itu Fallon berbicara langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (ap/kcm)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA