BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 08:16 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9250.00 9175.00
SGD 6807.30 6726.30
HKD 1187.00 1175.50
GBP 18386.30 18182.30
AUD 8903.35 8794.35
JPY 87.08 85.69
EUR 14548.54 14402.54
SAR 2475.60 2438.60
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
32°C
1012mb

13 km/h
Balikpapan:
30°C
1009mb

24 km/h
Samarinda:
30°C
1009mb

24 km/h
Konflik Merembet Keluar Basra
Kamis, 27-03-2008 | 04:00:00
BASRA, TRIBUN - Pertempuran antara pasukan keamanan Irak dan militan Syiah di Basra, Rabu (26/3) memasuki hari kedua,dan merembet ke kawasan lain warga Syiah, termasuk Sadr City di Baghdad. Perdana Menteri Irak Nuri Al Maliki telah memberikan batas waktu 72 jam bagi para milisi Shiah di kota Basra untuk menyerahkan senjata.

Sedikitnya 30 orang tewas sejak PM Irak Nouri Maliki bersumpah untuk "menegakkan kembali hukum" saat berkunjung ke Basra, yang merupakan kota kaya minyak. Kerusuhan di Basra disulut oleh berbagai kelompok kriminal dan milisi. Namun,  niat tersirat pemerintah Irak adalah mencegah kota itu masuk ke pengaruh milisi Syiah Tentara Mehdi . Pemimpin milisi tersebut, ulama muda berhaluan radikal Moqtada Sadr, menyeru para pengikutnya agar memulai aksi pembangkangan sipil di seluruh Irak.Tiga brigade AD Irak dikirimkan dari Baghdad ke Basra dan sekitar 15.000 tentara dilibatkan dalam operasi militer ini.

Sebagian pertempuran paling sengit dalam operasi bersandi Saulat al-Fursan (Serbuan Para Ksatria) ini dikonsentrasikan ke kubu-kubu pertahanan Tentara Mehdi.  Larangan keluar rumah diberlakukan polisi di Basra, Kut, Samawa, Nasiriyah, Hilla dan Diwaniyah.

Perlawanan Sengit

Kepulan asap membubung dari berbagai tempat di Basra dan pesawat koalisi berseliweran di angkasa. Aparat keamanan menghalau wartawan tempat-tempat pertempuran sengit tampaknya tengah berlangsung dan para wartawan mengatakan hingga malam tiba tidak jelas siapa yang lebih kuat dalam bentrokan bersenjata.

Kolonel Karim al-Zaidi, jurubicara militer, yang dikutip kantor berita The Associated Press, mengatakan, pasukan keamanan menghadapi perlawanan sengit dari anggota bersenjata Tentara Mehdi di pusat kota. Gambar-gambar dari Reuters Television memperlihatkan, orang-orang bersenjata menembakan mortir di jalan, sedangkan yang lain berkeliling dengan kendaraan militer dan polisi Irak yang mereka rebut.Pasukan AS dan Irak memblokade Sadr City di Baghdad, sementara pertempuran merebak di dalam kawasan tersebut. (bbc)


 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA