|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 hour, 35 minutes ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| PKS Buka Lowongan Capres |
| Senin, 05-05-2008 | 04:00:00 | |
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka lowongan. Menghadapi Pemilu 2009, PKS menawarkan kursi buat Calon Presiden (Capres) yang hendak bertarung di gelangang demokrasi. "PKS menyediakan ruang bagi calon pemimpin bangsa yang akan tampil untuk bangkit dan bersama-sama membangun bangsa bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat," kata Ketua Majelis Syuro PKS KH Hilmy Aminuddin saat berpidato di acara Milad (ulang tahun) ke-10 PKS di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (4/5).Menurut Hilmy tokoh di luar kader PKS bukan orang lain, melainkan saudara sebangsa setanah air. Jadi jangan dianggap sebagai saingan. "Karena itu tak boleh saling menyakiti dan mendiskreditkan," katanya. Hilmy yakin dalam Pilpres mendatang PKS bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden, apalagi kalau target perolehan suara 20 persen sesuai dengan UU Pemilu terpenuhi. "Buktinya kemenangan PKS dalam Pilkada, ada sekitar 90 dari 150 Pilkada yang telah berlangsung, memotivasi PKS untuk memenangi Pemilu 2009," katanya. Presiden PKS Tifatul Sembiring mengatakan, Capres yang diusung PKS dalam Pilpres mendatang sepenuhnya berada di tangan Majelis Syuro PKS. "Tapi kita tunggu hasil Pemilu 2009 dulu. Dari situ kita bicara Pilpres. Sekarang masih zero option," katanya. Bagaimana dengan konvensi? Tifatul mengatakan di PKS tidak dikenal adanya konvensi Capres karena keputusan itu adalah hak Majelis Syuro. "Kalau perlu diundang para calon presiden dari PKS untuk bicara depan Majelis Syuro," katanya. Anggota Majelis Syuro ada 99 orang dari perwakilan semua provinsi dan semua berhak memberikan suara calon yang akan diusung. "Kalau saya, ya Pak Hidayat (Ketua MPR Hidayat Nur Wahid) yang layak jadi Capres. Pak Hidayat lebih tua satu tahun dari saya." Milad PKS ke-10 dihadiri puluhan ribu kader PKS Jakarta dan sekitarnya. Hadir sejumlah tokoh nasional diantaranya Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. Dari kalangan pemerintah hadir Presiden SBY, Menpora Adhyaksa Dault, Mentan Anton Apriyantono. Menjawab tawaran dari PKS, Sutiyoso mengatakan bahwa dirinya akan mempertimbangkannya. Sebab sampai saat ini dia berada dalam posisi independen, alias belum punya partai politik yang akan mengusungnya pada Pilpres mendatang. "Sekarang ada lima partai kecil yang lolos verfikasi yang mau usung saya. Partai menengah seperti PAN terang-terangan juga mengusung saya walaupun belakangan bukan saya saja yang ditawari," katanya. Secara informal dia selalu melakukan komunikasi dengan kader PKS, karena ia memprediksikan PKS memiliki kans besar di urutan ketiga Pemilu 2009, di bawah Golkar atau PDIP. "Kuncinya karena PKS ini punya kader militan dan mau bekerja keras. Tapi kita tunggu saja karena politik itu dinamis dan setiap saat perkembangan berubah," katanya. Bagaimana dengan Akbar Tandjung? "Saya akan mempertimbangkannya kalau seandainya di Golkar tidak ada konvensi. Kalau di Golkar ada konvensi seperti 2004, saya akan ikuti konvensi," tuturnya. Ditanya wartawan soal calon perseorangan? Akbar mengatakan opsi itu sangat berat sebab harus melakukan Amandemen UUD 45 yang kelima kalinya. "Kalau amandemen kelima dilakukan sebelum Pilpres 2009 kelihatannya kecil peluangnya. Kalau mau amandemen paling setelah Pemilu 2009." (Persda Network/aco) SUARA tepuk tangan terdengar riuh, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memasuki ruang VVIP Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (4/5) pagi. Presiden tersenyum. Matanya melihat di seantero stadion yang dipenuhi ribuan massa kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Setelah memberi salam, SBY duduk di kursinya. Di sebelah kanannya duduk Ketua Majelis Syuro PKS Hilmy Aminuddin. Sedangkan Ibu Negara Ani Yudhoyono, duduk di samping kiri. SBY hadir di tengah puluhan ribu kader PKS yang merayakan peringatan Milad ke-10 PKS. Hadir pula sejumlah tokoh nasional yang disebut-sebut bakal mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Mereka adalah Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung, mantan Gubernur DKI Sutiyoso, dan Presiden SBY. Hadir selaku tuan rumah Presiden PKS Tifatul Sembiring dan mantan Presiden PKS yang juga Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Menteri dari Kader PKS yang hadir adalah Menpora Adhyaksa Dault dan Mentan Anton Apriantono. Para tokoh nasional ini duduk di barisan depan. Wiranto duduk di belakang podium berlambang Garuda tempat SBY berpidato. Kendati berada dalam satu tempat, namun sangat jarang bahkan tak ada perbincangan panjang diantara mereka. Hanya Presiden PKS Tifatul Sembiring yang sesekali menyapa para tamu undangan. Sebagian besar dari mereka hanya menebar senyum kepada sejumlah kader PKS yang duduk di sekitar podium. Hadirnya sejumlah tokoh nasional yang berseberangan secara politik pada sebuah acara ini, sangat jarang terjadi. Kendati Presiden SBY dan Wiranto duduk sebaris, namun tak tak ada perbincangan di antara mereka. Wiranto duduk bersebelahan dengan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tanjung. Keduanya sesekali bertegur sapa. Presiden SBY tak lupa menyapa para undangan yang duduk di podium, ketika hendak meninggalkan acara. Itu pun tak berlangsung lama, karena lelaki itu segera meninggalkan lokasi acara dikawal ketat Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).(Persda Network/aco)
|
|
|




























JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka lowongan. Menghadapi Pemilu 2009, PKS menawarkan kursi buat Calon Presiden (Capres) yang hendak bertarung di gelangang demokrasi. "PKS menyediakan ruang bagi calon pemimpin bangsa yang akan tampil untuk bangkit dan bersama-sama membangun bangsa bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat," kata Ketua Majelis Syuro PKS KH Hilmy Aminuddin saat berpidato di acara Milad (ulang tahun) ke-10 PKS di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (4/5).