BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Ferguson Tegang Sampai Akhir
Sabtu, 10-05-2008 | 05:18:24

PENENTUAN  gelar hingga akhir musim bukanlah hal yang baru bagi Manajer Manchester United Alex Ferguson. Tentu saja pengalaman tersebut bisa menjadi modal besar bagi MU. Tensi perebutan gelar Premier League musim ini ini memang ketat hingga akhir. MU akan memastikan merebut gelar jika berhasil mengalahkan Wigan di JJB Stadium akhir pekan ini.

Namun jika seri atau kalah, maka Chelsea yang bersiap mengambilnya dengan syarat menang atas Bolton Wanderers. Bagi Fergie, ketegangan semacam ini bukanlah pengalaman pertama kali dalam karirnya. Dia harus menyusun strategi hingga pertandingan terakhir di musim.

Pada musim 1995-96, kemenangan atas Middlesbrough 3-0 di laga terakhir membuat MU memastikan gelar, setelah pesaingnya Newcastle United ditahan Tottenham Hostpur 0-0. Begitu pula pada musim 1996-1997, MU memastikan juara setelah rivalnya, Liverpool dan Newcastle gagal menang di dua laga terakhir.

MU juga memenangi gelarnya secara dramatis pada musim 1998-99. MU akhirnya unggul satu poin dari Arsenal setelah The Gunners kalah 0-1 dari Leeds United. MU memastikan gelar di laga terakhir setelah sempat tertinggal 0-1 dan akhirnya bangkit dan mengalahkan Tottenham Hostpur 2-1.

Smentara itu, Chelse menggelar pemilihan pemain  terbaik. Pada pemilihan yang dilakukan secara interen itu, Joe Cole memenangi predikat tersebut dari kalangan suporter, sedangkan Ricardo Carvalho versi skuad dan staf.

Seperti dirilis dalam situs resmi Chelsea, Jumat (9/5), Cole dinobatkan sebagai Player of the Year untuk musim ini berdasarkan voting dari fans mereka. Ia mengalahkan dua kandidat lain, Carvalho dan Michael Ballack.

Ini adalah kali pertama gelandang serang berusia 26 tahun itu meraih award tersebut, semenjak berseragam The Blues hampir lima tahun silam. Ia adalah salah satu dari pemain gelombang awal yang digaet di era Roman Abramovich, tepatnya pada musim panas 2003.

"Saya selalu bermimpi main di Chelsea, dan mimpiku yang lain adalah bermain untuk tim-tim terbaik di dunia," kata Cole dalam sambutannya, setelah menerima tropi yang diserahkan oleh eks kapten Chelsea, Marcel Desailly, pada acara seremoni di Stamford Bridge.

Cole direkrut Chelsea dari West Ham United, di masa kepelatihan Claudio Ranieri dengan nilai 6,6 juta poundsterling. Di musim ini telah terlibat dalam 53 pertandingan dan mencetak 10 gol.

Sementara itu Carvarlho menyabet titel Samsung Player's Player Award, yang dipilih oleh sesama pemain dan staf. Bek internasional Portugal ini memang termasuk salah satu pemain yang paling konsisten permainan di Chelsea. Terbukti musim lalu pun masuk nominasi pemain terbaik, sebelum kalah oleh Michael Essien.

Juliano Belletti juga memperoleh penghargaan sebagai pencetak gol terbaik Chelsea di musim ini. Gol itu ia ciptakan melalui tembakan jarah jauh, sekitar 32 meter, sewaktu timnya mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 pada medio Januari.

Sebuah penghargaan spesial juga diperuntukkan buat Frank Lampard atas prestasinya mencetak 100 gol lebih bersama Chelsea. Rekor itu ia buat pada 16 Februari. Sampai saat ini ia telah mengukir 109  gol, yang menjadikan top skorer Chelsea nomor tujuh sepanjang masa.  (dts)

 

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA