BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Gondrong Sejak Lulus Sekolah
Jumat, 09-05-2008 | 05:13:25

GAYA gelandang bertahan yang satu ini memang khas. Rambut gondrong lurus sebahu dengan jenggot dan kumis tipis membuatnya mudah dikena di lapangan. Ya, Jumadi Abdi yang dijuluki Pele ini sudah dua bulan berada di Kota Taman untuk memperkuat PS Bontang PKT. Pemuda yang lahir dan besar di Balikpapan ini mengaku berambut gondrong sejak 2002.

"Setelah lulus saya memanjangkan rambut. Pada 2002 saya sudah gondrong. Dulu (waktu sekolah) enggak bisa gondrong ," ujar Alumni SMUN 3 Balikpapan ini, saat ditemui di mes PS Bontang PKT, Kamis (8/5).

Kenapa ia memilih gondrong dan hingga kini masih mempertahankan rambutnya? Jawaban Jumadi sederhana. "Senang aja. Dengan rambut panjang mudah dikenali orang," ujarnya lalu tersenyum. Ia mengaku tak punya perawatan khusus seperti selebriti lainnya yang kerap memanjakan rambut dengan pergi ke salon untuk creambath. Ia menjaga kesehatan rambut dengan rutin menggunakan shampoo. "Saya ke salon paling kalau mau gunting rambut," ujar warga Kampung Baru Ulu Balikpapan ini.

Namun, Jumadi mengaku bahwa, berambut panjang alias gondrong merupakan salah satu stylish pemain sepakbola. Pemain yang meninggalkan Persiba tiga musim ini mengaku enjoy di  Bontang PKT. Ia memilih bergabung dengan Bontang PKT karena kala itu, hampir seluruh klub sepakbola meributkan soal dana klub dari APBD.

"Kalau di PKT kesejahteraan bisa lebih terjamin. Pemain sepakbola pasti mencari jaminan kesejahteraan," katanya. Ia mengaku belum mengenal Kota Bontang. Pasalnya, waktu yang tersisa di sela latihan ia gunakan maksimal untuk istirahat dan bersantai sambil nonton TV dan bermain play station. Tentang kasta PS Bontang PKT, Jumadi tak mempersoalkan hal tersebut, karena yang terpenting baginya adalah menyiapkan fisik dan mental untuk menghadapi pertandingan demi pertandingan dengan baik. "Apapun keputusan PSSI, kita siap," katanya. (asi)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA