BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
PTN harus Percantik Diri
Selasa, 11-03-2008 | 04:00:00
ImageNanang Rijono
Pengamat Pendidikan

KELUARNYA Universitas Mulawarman dan 40 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya dari Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) sebenarnya tidak banyak berpengaruh bagi masyarakat, khususnya mahasiswa dan calon mahasiswa.
Dengan keputusan tersebut maka 41 PTN termasuk Unmul tersebut menjadi perguruan tinggi yang otonom dan mandiri. Namun, ada konsekuensi logisnya, yakni PTN harus bisa mencari penghasilan sendiri termasuk dari uang pendaftaran dari mahasiswa baru.

Universitas Mulawarman dan juga universitas lainnya yang tidak lagi bergabung dengan Pehimpunan SPMB harus lebih berbenah dan mempercantik diri dengan berbagai program, karena kalau PTN tidak bisa menjual diri dan tidak mampu menarik mahasiswa untuk masuk PTN, maka tentu saja peminatnya jadi sedikit.

Ini juga akan membuat persaingan PTN, yang mana yang lebih baik. PTN harus bisa menunjukkan ciri masing-masing yang beda dari PTN lainnya, sehingga jumlah mahasiswa jadi cukup banyak dan otomatis juga akan menambah pemasukan PTN, karena dengan ini maka mereka akan diberi kepercayaan untuk mengelola sendiri.  

Kalau dikaitkan dengan Unmul sebagai Badan Layanan Umum (BLU), maka hal itub sejalan saja. Fungsinya juga sama saja namun mekanismenya jadi lebih sederhana. Beban PTN tetap ada, mungkin sebagai penghasil akan dikenakan pajak tetapi sebelumnya pasti sudah ada simulasi penghitungan, kalau lewat SPMB sekian persen dan kalau mengelola sendiri bisa lebih banyak. Tapi perkiraan itu tetap sesuai dengan konsep BLU. Malah hitung-hitung latihan lebih awal untuk mandiri.   

Kewajiban pemerintah terhadap PTN juga masih ada, namun PTN diharapkan makin kreatif, agara bisa menggali dana. Hal tersebut bisa ditempuh misalnya dengan partisipasi masyarakat dan menghidupkan kegiatan kampus.  

Mengenai tidak lagi dilaksanakannya SPMB dan kini kembali mengadakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi (UMPTN), ya sama saja namun tes masuk perguruan tinggi kali ini sifatnya ujian lokal. Bahkan di Unmul yang sebelumnya ada program reguler dan non reguler, maka dengan adanya pola UMPTN oleh Unmul, bisa saja dua versi tersebut dihapuskan karena sama saja dan kali ini Unmul sendiri yang melaksanakan UMPTN. (may)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA