You have to login before you can shout!
KEBERADAAN sekolah rumah atau Home Schooling merupakan lembaga yang saling melengkapi lembaga pendidikan lain seperti PKBM dan sebagainya. Sekolah rumah cukup berperan khususnya menjangkau warga putus sekolah yang belum terjangkau lembaga lain.
Dari segi fungsinya juga beda. Home schooling yang berada di Balikpapan yaitu Asah Pena menerapkan pengajaran dengan mendatangi pelajar. Beda dengan lembaga lain yang didatangi pelajarnya.
Sehingga tidak tepat kalau ada anggapan keberadaan home schooling over lapping dengan PKBM dan lembaga pendidikan informal lain. Masing-masing lembaga memiliki peran untuk menuntaskan tamat belajar. Imbauan kami terhadap keberadaan home schooling ini agar lembaga ini melengkapi dari sisi sarana prasarana dan Sumber daya manusia terutama guru harus diperhatikan.
Saat ini keberadaan home schooling belum difasilitasi Pemerintah Kota. Kalau di Jakarta sudah ada lembaga yang mengurus mekanisme home schooliong dalam proses alam sebagai satu tempat. Untuk kualitas guru sudah cukup baik dengan keterlibatan praktisi termasuk beberapa kepala sekolah.
Namun saat ini perlu adanya guru independen. Jadi guru tak harus direkrut dari sekolah tapi direkrut guru freelance. Perekrutan guru independen ini diharapkan tidak menganggu guru lain yang sudah memiliki tugas tetap mengajar pada sekolah formal. Begitu pula kepala sekolah bisa menjalankan tugas dan fungsinya.
Penyelenggaraan home schooling merupakan lembaga legal yang difasilitasi Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen). Status pembelajaran dan lulusannya sama dengan sekolah formal. Untuk sekarang lulusan home schooling mengikuti ujian penyetaraan. Tapi kalau pelajarnya banyak bisa dikembangkan pada ujian formal khusus untuk home schooling.(rid)
Created by IT Tribun Kaltim
Powered by JOOMLA