| Iklan baris Online | |
|---|---|
|
|
|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 day, 3 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Prakiraan Cuaca | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||
| Data Pengujung |
|---|
|
IP 38.103.63.17 Browser Operating System |
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| 300 Guru Belum Sarjana |
| Sabtu, 03-05-2008 | 04:00:00 | |
|
PENAJAM, TRIBUN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan, seluruh guru akan memenuhi kualifikasi pendidikan sarjana S1 pada 2013 mendatang. Untuk memenuhi target itu, setiap tahun Disdik memberikan kesempatan kepada ratusan guru untuk melanjutkan pendidikan S1 baik melalui Universitas Terbuka (UT) maupun Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.
Kepala Disdik PPU Drs Tasmad Hariady usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman belakang Kantor Bupati, Nipah-nipah, Jumat (2/5) menjelaskan, saat ini sekitar 231 guru SD-SMA sudah mengikuti perkuliahan baik di UT maupun di Unmul untuk menyelesaikan pendidikan S1. "Dan tahun ini kami akan kirim lagi ratusan guru untuk melanjutkan pendidikan S1," ujarnya. Menurut Tasmad, dari 700 guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan S1, hanya sekitar 300 yang belum mengikuti program pendidikan S1. Alasannya, setiap tahun jatah untuk mengirim guru melanjutkan pendidikan dibatasi. "Tapi yang jelas tiap tahun kami seleksi guru yang selanjutnya akan diberi kesempatan melanjutkan pendidikan baik melalui UT maupun Unmul," katanya. Sementara anggaran yang digunakan untuk menyekolahkan ratusan guru, Tasmad mengatakan bersumber dari dana APBD PPU, APBD Kaltim serta APBN. Untuk tahun ini lanjut Tasmad, pemerintah pusat kembali memberikan kesempatan kepada guru di PPU untuk melanjutkan pendidikan S1 dengan menyiapkan 40 kelas. Dengan jumlah kelas sebanyak itu, maka jumlah guru yang akan mengikuti program ini bisa mencapai ratusan orang. Menurut Tasmad, peningkatkan jenjang pendidikan para guru menjadi S1 sesuai UU Pendidikan. Apalagi saat ini pemerintah melakukan sertifikasi di mana salah satu persyaratan yang bersangkutan harus memiliki kualifikasi pendidikan S1. "Guru tidak bisa meraih sertifikasi kalau belum berpendidikan S1," ucapnya. Sementara mengenai sertifikasi menurut Tasmad, tahun ini sebanyak 29 guru mendapat sertifikasi baik guru SD, SMP maupun SMA. Sementara upacara Hardiknas yang dipimpin Bupati Drs Yusran Aspar Msi, juga dihadiri Kapolres AKBP Heri Sasongko, Sekkab Drs Sutiman MM serta beberapa kepala dinas dan kantor. Dalam kesempatan itu, Yusran menyerahkan sertifikasi kepada 49 guru serta bantuan sepeda motor kepada 30 sekolah. (mir) |
|
|



























