| Iklan baris Online | |
|---|---|
|
|
|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 day, 3 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Prakiraan Cuaca | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||
| Data Pengujung |
|---|
|
IP 38.103.63.17 Browser Operating System |
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Janji-janji Calon Bupati |
| Sabtu, 10-05-2008 | 05:18:24 | |
|
PENAJAM, TRIBUN - Masa kampanye calon bupati dan wakil bupati (Cabup dan Cawabup) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diawali dengan tahapan penyampaian visi misi dan program kerja melalui rapat paripurna istimewa di lantai I Kantor DPRD, Jumat (9/5). Rapat paripurna yang digelar mulai pukul 09.00 itu, molor satu jam dari jadwal semula. Pasangan Yusran-Susianto dan Abdul Mutalib-Sujius lebih dulu tiba di kantor Dewan. Didampingi sejumlah tim sukses, mereka langsung duduk di kursi paling depan yang sudah disiapkan. Kedua pasangan ini duduk berdampingan. Untuk masuk di ruang rapat paripurna sejumlah polisi melakukan pemeriksaan dengan menggunakan metal detector termasuk kepada timses pasangan cabup dan cawabup. Karena ruangan tidak mencukupi, sejumlah timses dan pendukung empat pasangan calon hanya bisa menyaksikan dari balik kaca. Tak lama kemudian, pasangan Andi Harahap-Mustaqim yang tiba untuk menyampaikan visi misi. Ihwan Datu Adam-Nursyamsa Hadis merupakan pasangan terakhir hadir di acara tersebut. Setelah empat pasangan cabup dan cawabup tiba, Wakil Ketua DPRD Baharuddin Muin langsung membuka rapat paripurna yang tidak dihadiri lima anggota DPRD ini. "Untuk tiap pasangan calon kami beri waktu 30 menit untuk menyampaikan visi misi dan program kerja," ujar Baharuddin. Setelah membuka rapat paripurna Baharuddin mempersilakan Yusran-Susianto, pasangan urut nomor satu untuk menyampaikan visi-misinya. Dalam pemaparan di depan ratusan undangan, Yusran menyatakan tetap akan melanjutkan Gerakan Pembangunan Semesta Terpadu (Gerbang Sepadu), yang sudah dilaksanakan lima tahun ini. "Tapi untuk ke depan Gerbang Sepadu akan difokuskan lagi, termasuk memberikan bantuan kepada tiap desa/kelurahan antara Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar," ujarnya. Yusran mengatakan pemberian dana itu akan menjadikan desa mandiri. Dalam artian segala keperluan di desa maupun kelurahan akan diupayakan melalui bantuan itu. Bantuan itu juga bisa digunakan untuk pembangunan jalan usaha tani, perbaikan masjid serta kebutuhan warga yang lain. "Tapi untuk pembangunan yang menyerap banyak anggaran tetap menjadi tanggung jawab pemerintah," kata Yusran saat penyampaian tanpa membaca visi misi. Setelah itu giliran Ihwan Datu Adam dan Nursyamsa Hadis. Visi dan misi yang disampaikan pasangan ini lebih memprioritaskan mengenai pendidikan gratis 12 tahun, kesehatan gratis. Bahkan ia menjanjikan akan menggratiskan biaya melahirkan bagi keluarga tidak mampu. Selain itu, Ihwan juga menyatakan visi misi mereka menekankan pemerintah yang bersih tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme. "Kami akan menjalankan pemerintah yang bersih. Sehingga pembangunan ini betul-betul dapat mensejahterakan masyarakat," ucapnya. Sementara pasangan nomor urut tiga Abdul Mutalib-Sujius juga menjanjikan akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat PPU bila kelak diberi kepercayaan untuk memimpin daerah ini. Saat menyampaikan visi misi, Mutalib menyindir salah satu calon yang tidak membaca visi misinya saat tampil di atas podium. "Saya harus membacakan visi misi saya karena ini menjadi dokumen daerah. Jangan sampai apa yang disampaikan ternyata tidak sesuai dengan visi misi yang diserahkan kepada DPRD," ujar Talib yang disambut tapuk tangan puluhan undangan yang hadir. Saat membacakan visi misinya, Mutalib juga memberikan kesempatan kepada cawabup Sujius untuk melanjutkan membaca visi misi pasangan ini. Sementara usai pembacaan visi misi, Sujius menyatakan dirinya siap mundur bila nanti tidak amanah dalam menjalankan pemerintahan. ôSaya siap mundur kalau nanti saya dan pak Talib tidak amanah,ö katanya. Kesempatan terakhir diberikan kepada pasangan Andi Harahap-Mustaqim. Namun Andi tidak membacakan visi misi karena diserahkan kepada cawabup Mustaqim. "Saya tidak usah memberikan banyak tanggapan. Yang jelas saya maju untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," kata Andi. Setelah itu, Andi mempersilahkan kepada Mustaqim membacakan visi misi mereka. "Apa yang tertuang dalam visi misi dan program kami merupakan aspirasi dari masyarakat. Karena selama ini kami sudah keliling desa dan kelurahan untuk bertemu dengan warga PPU," ucapnya. Usai pembacaan visi misi empat pasangan calon, kemudian rapat paripurna ditutup Baharuddin Muin. (mir) |
|
|



























