BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
PON Kaltim
Jadwal PON
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
4-Jul-2008 / 08:16 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9250.00 9175.00
SGD 6807.30 6726.30
HKD 1187.00 1175.50
GBP 18386.30 18182.30
AUD 8903.35 8794.35
JPY 87.08 85.69
EUR 14548.54 14402.54
SAR 2475.60 2438.60
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Prakiraan Cuaca
Jakarta:
31°C
1010mb

13 km/h
Balikpapan:
30°C
1009mb

24 km/h
Samarinda:
30°C
1009mb

24 km/h
Perkantoran tak Padam Listrik Siang Hari
Jumat, 18-04-2008 | 05:13:32

PENAJAM, TRIBUN-Perusahaan Listrik Negara (PLN) memprioritaskan wilayah perkantoran agar tidak dilakukan pemadaman listrik pada siang hari. Ini dilakukan agar pelayanan publik tidak terganggu. Hal ini diutarakan Kepala PLN ranting Penajam Tri Muliadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/4). "Terus terang sekarang kami melakukan pemadaman bukan hanya pada malam hari namun juga siang hari.

Tapi untuk siang hari wilayah perkantoran tidak kami padamkan. Kalau listrik padam kan pelayanan kepada masyarakat bisa terganggu. Makanya wilayah perkampungan kami padamkan dulu," ujar Tri. Tri mengaku pemadaman saat ini terpaksa dilakukan pada siang hari, karena kemampuan mesin  Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Unit Petung tidak mampu melayani pelanggan. Empat mesin yang beroperasi saat ini hanya memiliki kapasitas 3,3 mega watt (MW). Sementara enam mesin lainnya masih mengalami kerusakan dan dalam tahap perbaikan.

Akibat kerusakan mesin tersebut, jadwal pemadaman listrik menjadi tidak menentu."Kami tidak bisa memprediksi kerusakan mesin. Kadang kami mengatakan tidak ada pemadaman, tapi tiba-tiba ada mesin lagi yang rusak, berarti harus melakukan pemadaman lagi. Jadi jadwal sekarang ini tidak menentu," katanya.

Menurut Tri, sejak dilakukan pemadaman secara bergiliran selalu mendapat keluhan  dari pelanggan. Bahkan kata-kata kasar pun sering mereka terima lantaran kecewa dengan pemadaman listrik. "Kami hanya menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Terus terang kami ini jarang tidur pada malam hari karena harus mengatur pemadaman itu," ucapnya.

Sementara itu, pemadaman yang dilakukan di wilayah Nenang  pada Rabu (16/4) lalu terjadi pukul 05.30-14.30. Setelah itu, listrik sempat dinyalakan hingga pukul 17.30. Namun hanya berselang tiga jam kemudian PLN kembali melakukan pemadaman hingga pukul 20.00.

"Saya sempat telepon teman yang bertugas di Longkali dan Sepaku, agar wilayah di sana dipadamkan. Tujuannya, agar wilayah Nenang ini bisa menyala lagi karena sejak subuh kan sudah dipadamkan. Makanya pemadaman hanya sampai pukul 20.00 saja," katanya. (mir)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA