|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 hour, 59 minutes ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Perkantoran tak Padam Listrik Siang Hari |
| Jumat, 18-04-2008 | 05:13:32 | |
|
PENAJAM, TRIBUN-Perusahaan Listrik Negara (PLN) memprioritaskan wilayah perkantoran agar tidak dilakukan pemadaman listrik pada siang hari. Ini dilakukan agar pelayanan publik tidak terganggu. Hal ini diutarakan Kepala PLN ranting Penajam Tri Muliadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/4). "Terus terang sekarang kami melakukan pemadaman bukan hanya pada malam hari namun juga siang hari. Tapi untuk siang hari wilayah perkantoran tidak kami padamkan. Kalau listrik padam kan pelayanan kepada masyarakat bisa terganggu. Makanya wilayah perkampungan kami padamkan dulu," ujar Tri. Tri mengaku pemadaman saat ini terpaksa dilakukan pada siang hari, karena kemampuan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Unit Petung tidak mampu melayani pelanggan. Empat mesin yang beroperasi saat ini hanya memiliki kapasitas 3,3 mega watt (MW). Sementara enam mesin lainnya masih mengalami kerusakan dan dalam tahap perbaikan. Akibat kerusakan mesin tersebut, jadwal pemadaman listrik menjadi tidak menentu."Kami tidak bisa memprediksi kerusakan mesin. Kadang kami mengatakan tidak ada pemadaman, tapi tiba-tiba ada mesin lagi yang rusak, berarti harus melakukan pemadaman lagi. Jadi jadwal sekarang ini tidak menentu," katanya. Menurut Tri, sejak dilakukan pemadaman secara bergiliran selalu mendapat keluhan dari pelanggan. Bahkan kata-kata kasar pun sering mereka terima lantaran kecewa dengan pemadaman listrik. "Kami hanya menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Terus terang kami ini jarang tidur pada malam hari karena harus mengatur pemadaman itu," ucapnya. Sementara itu, pemadaman yang dilakukan di wilayah Nenang pada Rabu (16/4) lalu terjadi pukul 05.30-14.30. Setelah itu, listrik sempat dinyalakan hingga pukul 17.30. Namun hanya berselang tiga jam kemudian PLN kembali melakukan pemadaman hingga pukul 20.00. "Saya sempat telepon teman yang bertugas di Longkali dan Sepaku, agar wilayah di sana dipadamkan. Tujuannya, agar wilayah Nenang ini bisa menyala lagi karena sejak subuh kan sudah dipadamkan. Makanya pemadaman hanya sampai pukul 20.00 saja," katanya. (mir) |
|
|




























