BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Petugas PPS Dilarang Berkuku Panjang
Senin, 05-05-2008 | 04:00:00
PENAJAM, TRIBUN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penajam Paser Utara (PPU) akan memberikan bimbingan teknis (bimtek), kepada seluruh saksi pasangan calon bupati dan wakil bupati (Cabup dan Cawabup) yang akan bertugas di setiap tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 26 Mei mendatang.

Hal ini diungkapkan Ketua KPUD Sabudin beberapa waktu lalu. "Selain saksi cabup dan cawabup, bimtek juga akan diberikan kepada saksi Cagub dan Cawagub Kaltim," katanya.

Menurut Sabudin, bimtek ini dilaksanakan agar seluruh saksi satu persepsi mengenai  surat suara yang sah dan yang tidak sah. Sehingga saat perhitungan suara nanti tidak lagi terjadi pertentangan hanya gara-gara masih ada salah persepsi tentang surat suara yang sah dan tidak sah.

Sabudin mengatakan, pelaksanaan bimtek masih dibicarakan dengan seluruh tim sukses, apakah akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan atau dipusatkan di Penajam.

"Kita kan siapkan 219 TPS  dalam pilkada nanti. Itu artinya ada ratusan orang bahkan mungkin ribuan saksi yang akan disiapkan timses. Karena untuk satu pasangan calon itu kan mengirim satu perwakilan untuk satu TPS. Jadi satu pasangan calon harus mengirim 219 orang, belum termasuk untuk pasangan Cagub dan Cawagub  Kaltim. Jadi ada ribuan orang," katanya.

Sementara dalam pelaksanaan bimtek, Sabudin menyatakan bisa dilakukan sekali untuk seluruh saksi. Pihaknya akan mengatur mekanisme pelaksanaan bimtek nanti. Sedangkan dalam pelaksanaan nantinya, Sabudin mengatakan timses hanya mengirim saksi saja karena KPUD yang akan menyiapkan fasilitas serta konsumsi selama bimtek.

Dalam perhitungan suara nanti tambahnya, KPUD melarang petugas PPS untuk berkuku panjang. "Bagi yang memegang surat suara saat perhitungan tidak boleh berkuku panjang. Jangan sampai nanti surat suara sudah sah, namun karena petugas berkuku panjang yang dengan  tidak sengaja menusuk surat suara, dehingga bisa dinyatakan batal," ucapnya. (adv/mir)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA