BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Pilbup Lebih Rawan dari Pilpres
Jumat, 09-05-2008 | 05:13:25

PENAJAM, TRIBUN - Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Hery Sasongko SIK menilai, ada usaha dari kelompok maupun golongan tertentu yang menghendaki pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ditunda. Usaha kelompok ini merupakan satu dari enam hasil analisis dan evaluasi yang dilakukan Polres PPU menjelang kampanye.

"Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi yang telah dilakukan, bahwa pelaksanaan kampanye pilkada ini lebih rawan dari kampanye pilpres maupun pemilihan legislatif. Kenapa kami katakan rawan karena ada enam yang menjadi penyebab. Di antaranya karena ada upaya kelompok yang menginginkan pilkada ini ditunda," jelas Hery dalam sambutannya saat upacara gelar pasukan pengamanan kampanye, di halaman Mapolres PPU, Kamis (8/5) pagi.

Hadir dalam upacara itu, Ketua Desk Pilkada Drs Sutiman MM, Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Drs Syarifuddin, serta seluruh Kapolsek dan Danramil dari empat kecamatan di daerah ini. Juga perwira penghubung Kodim Tanah Grogot Kapten Inf Ruhmadi dan Danki 600 Raider Petung Kapten Inf Nuryakin. Selain itu, juga hadir sejumlah tim sukses pasangan cabup dan cawabup, Satpol PP, PMK, PLN dan Orari.

Lebih lanjut Hery menjelaskan, selain upaya kelompok untuk menunda pilkada, kerawanan juga terjadi karena kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan pilbup akan digelar bersamaan  9-22 Mei. Selain itu, sistem kampanye pilgub yang menggunakan sistem rayon dan pilkada digelar satu hari untuk satu pasangan cabup dan cawabup.

"Kerawanan juga terjadi karena adanya hubungan emosional yang sangat kuat baik menyangkut kekerabatan, kesukuan maupun hubungan bisnis. Sementara itu, potensi SDA yang melimpah sehingga rentan terjadi politik uang," tegasnya.

Untuk mengantisipasi kerawanan itu Hery mengaku sudah sejak lama menyebar intelijen di daerah ini. Bukan hanya itu, juga perlu dilakukan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh instansi terkait dengan pengamanan kampanye ini. "Jadi hasil intelijen  langsung dilaporkan kepada pimpinan, sehingga bisa kami antisipasi secepatnya," katanya.

Usai upacara gelar pasukan, ratusan personel pengamanan langsung melakukan pawai menuju Kecamatan Waru. Pawai ini dilakukan untuk menunjukkan kekuatan pengamanan kampanye kepada masyarakat. (mir)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA