| Iklan baris Online | |
|---|---|
|
|
|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 day, 3 hours ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Prakiraan Cuaca | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||||||||||||||
| Data Pengujung |
|---|
|
IP 38.103.63.17 Browser Operating System |
| Tribun Kaltim Terkini |
|---|
|
| Rhoma Dukung Pencekalan Dewi Persik |
| Senin, 05-05-2008 | 04:00:00 | |
|
PENYANYI dangdut Rhoma Irama mendukung langkah beberapa kepala daerah di Indonesia yang mencekal atau melarang artis yang tampil erotis di atas panggung termasuk Dewi Persik untuk manggung di wilayah tersebut. Hal ini diutarakan Rhoma Irama usai memberikan ceramah Islamiah di depan ribuan peserta pengajian Majelis Al Muhibbin, di kediaman Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Ihwan Datu Adam, Sabtu (3/5) siang.
"Tampil dengan menyanyikan lagu dangdut itu memang identik dengan joget dan goyang, tapi bukan yang erotis seperti yang dilakukan beberapa artis. Jadi saya sangat setuju bila ada kepala daerah yang melakukan pencekalan terhadap artis yang tampil erotis," katanya. Rhoma mengaku mendoakan artis yang tampil erotis agar diberi hidayah dari Allah SWT sehingga tidak lagi tampil seperti itu. Menurut penyanyi dangdut legendaris ini, tampil dengan gaya erotis di atas panggung sudah bisa dikategorikan sebagai pornoaksi. Ia berharap agar UU tentang pornografi dan pornoaksi segera disahkan. Sementara dalam pengajian yang dimulai pukul 14.00 itu dihadiri ribuan orang yang didominasi kaum ibu dari empat kecamatan. Kendati acaranya baru dimulai siang hari namun ratusan orang mulai berdatangan sejak pagi hari. Banyaknya peserta yang hadir juga dimanfaatkan puluhan pedagang dengan menjajakan makanannya di pinggir jalan. Bahkan beberapa pedagang air minum ikut bergabung dengan peserta pengajian. Saat Rhoma berjalan menuju panggung yang berada di belakang kediaman Ihwan Datu Adam, ratusan ibu langsung histeris sembari memanggil nama Rhoma Irama. Bahkan momen ini dimanfaatkan mereka untuk memotret meski hanya menggunakan kamera handpone. Bahkan puluhan ibu meringsek menuju panggung hanya sekadar memotret penyanyi dangdut ini. Dengan pakaian putih-putih Rhoma memberikan ceramah mengenai poligami. "Saya mau tanya, apakah ibu-ibu setuju bila bapaknya melakukan poligami," tanya Rhoma. Serentak ibu-ibu langsung berteriak tidak setuju dengan poligami. Menurut Rhoma, poligami bisa dilakukan bila suami bisa berlaku adil kepada istrinya. Karena bila istri pertama tersinggung atau sakit hati bila suaminya beristri lagi maka sudah dikatakan tidak bisa adil. "Kecuali kalau istri pertama rela atau merestui tidak masalah. Seperti Aa Gym.Kan Teh Ninih setuju dan tidak sakit hati ketika suaminya beristri lagi. Tapi kok ibu-ibu yang marah," ujar Rhoma yang disambut tawa ribuan peserta pengajian. Selain itu, Rhoma juga meminta kepada ibu-ibu yang hadir untuk mewaspai pengaruh budaya dari luar terutama kepada putra-putrinya. Karena saat ini pengaruh budaya luar masuk ke Indonesia melalui makanan, film serta pakaian. Menurutnya, banyak orang yang tidak lagi senang dengan makanan buatan sendiri namun lebih senang dengan makanan luar yang siap saji. Begitu juga dengan film memberikan pengaruh yang sangat besar kepada penerus bangsa. "Begitu juga pakaian. Sekarang banyak yang berpakaian tapi lekuk tubuhnya tampak sangat jelas sehingga pria tergoda. Tolong ibu-ibu awasi anak-anaknya," katanya. (mir) |
|
|




























