|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 2 hours, 6 minutes ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Gubernur Ngayoh: Warga Dayak Jangan Golput |
| Rabu, 12-03-2008 | 04:00:00 | |
SAMARINDA, TRIBUN - Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh menyerukan kepada semua warga Dayak di Kaltim untuk jangan masuk dalam golongan putih (golput) atau bersikap abstain dalam menyampaikan aspirasinya kepada salah satu pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim pada 26 Mei mendatang.Menurut Ngayoh, meski dari pasangan cagub dan cawagub yang tidak ada perwakilan etnis Dayak, namun harus diyakini semua calon dipastikan memperjuangkan kepentingan pembangunan dan kesejahteraan Kaltim ke arah yang lebih baik. "Karena suksesnya pelaksanaan Pilgub ini, adalah untuk menentukan arah Kaltim yang lebih baik. Ini adalah pembelajaran politik dan bagaimana berdemokrasi yang baik. Karena itu, saya meminta warga Dayak jangan memilih golput," kata Ngayoh saat membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) II Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (DADKT), Selasa (11/3) di ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda. Menurutnya, sangat rugi warga Dayak tidak ambil bagian dalam proses demokrasi ini. Pasalnya, Pilgub adalah momen yang penting suksesnya pembangunan Kaltim, terlebih akan menghadapi even besar lagi, yakni PON XVII. Dan Kaltim ditunjuk sebagai tuan rumah. "Saya saat dilantik menjadi Gubernur Kaltim oleh Mendagri. Pak Mendagri Mardiyanto menitipi saya dua agenda besar di Kaltim, yakni sukses Pilgub dan PON. Nah, semua jika tidak didukung oleh warga masyarakat Kaltim, tidak mungkin dua agenda itu bisa sukses, khususnya dukungan dari warga Dayak," ujar Ngayoh yang juga Ketua DADKT ini. Terkait Mubes II DADKT yang akan digelar 11-12 Maret, Ngayoh mengatakan bahwa hal itu adalah upaya memantapkan entnis dayak, khususnya yang berkaitan dengan merekatkan persaudaraan dan menjaga tradisi adat Dayak yang turun-temurun. "Mari kita jaga bersama-sama tradisi ini, supaya tidak terpengaruh dengan budaya-budaya luar. Dari Mubes II DADKT ini sangat diharapkan keinginan-keinginan ke arah pembangunan Kaltim itu terwujud," ujarnya. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kutai Timur Awang Faroek Ishak, Wakil Walikota (Wawali) Samarinda Syaharie Jaang, undangan dan ratusan peserta Mubes II DADKT se-Kaltim. Wawali Samarinda Syaharie Jaang sekaligus Ketua DADKT Kota Samarinda yang diberi kesempatan memberi sambutan, juga sangat berharap Mubes menjadi momen untuk menyukseskan Pilgub Kaltim ke depan. "Mari kita jaga sama-sama keamanan dan ketertiban Pilgub ini. Dan saya atas nama Ketua DADKT Samarinda sangat yakin, warga Dayak siap menyukseskannya," ujarnya. (aid)
|
|
|




























SAMARINDA, TRIBUN - Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh menyerukan kepada semua warga Dayak di Kaltim untuk jangan masuk dalam golongan putih (golput) atau bersikap abstain dalam menyampaikan aspirasinya kepada salah satu pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Kaltim dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim pada 26 Mei mendatang.