|
|
| POLLING : PILGUB KALTIM |
|---|
| Salam Kaltim |
|---|
|
Latest Message: 1 hour, 53 minutes ago
You have to login before you can shout! |
| Pengunjung | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
| Kekayaan Nusyirwan Rp 1,7 Miliar |
| Selasa, 11-03-2008 | 04:00:00 | |
|
SAMARINDA, TRIBUN - Salah satu syarat administrasi menjadi calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) yang harus dipenuhi sesuai UU 32/2004 adalah melampirkan daftar kekakayaan pribadi. Daftar kekayaan calon baru akan diumumkan bersamaan dengan penetapan cagub dan cawagub yang dinyatakan lolos menjadi konstentan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim.
Kendati demikian, Nusyirwan Ismail, cagub yang diusung PDI Perjuangan dan terdaftar di KPUD Kaltim berani mengungkapkan, bahwa daftar kekayaan yang dia miliki dan dilampirkan tersebut berkisar Rp 1,7 miliar. Nusyirwan mengaku, daftar kekayaannya tersebut kebanyakan berasal dari hibah, sedangkan selebihnya berupa rumah, kekayaan yang dimiliki istri dan lain sebagainya. "Tanpa bermaksud mendahului KPUD, saya berani mengungkapkan ini karena ingin semua masyarakat tahu, bahwa kekayaan Nusyirwan Ismail hanya Rp 1,7 miliar. Kebanyak hibah yang dimaksud itu adalah hibah-hibah dari swasta yang sifatnya tidak mengikat," kata Nusyirwan yang ditemui Tribun, Senin (10/3) usai menghadiri pelantikan Yurnalis Ngayoh sebagai Gubernur Kaltim di gedung DPRD Kaltim. Apakah daftar kekayaan tersebut cukup untuk membiayai selama proses pilgub berlangsung? Nusyirwan enggan berkomentar banyak. Menurutnya, hal itu masih akan menjadi pembahasan di internal tim sukses. "Kalau ditanya hal itu, masih akan kami bicarakan di internal kami. Nanti silakan tanya sama tim sukses saya saja," ujar cagub yang berpasangan dengan Heru Bambang ini. Disinggung, status jabatannya sebagai Asisten II Setprov Kaltim, Nusyirwan mengatakan, sementara masih dalam proses penandatangan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Syaiful Teteng. Namun pada prinsipnya, semua sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. "Yang jelas, baik Pak Teteng hingga Pak Gubernur Yurnalis Ngayoh sudah tidak ada permasalahan. Saya menunggu prosesnya itu saja, setelah itu, seperti yang saya ungkapkan siap melepaskan jabatan dan berkonsentrasi untuk pemenangan Pilgub Kaltim," ujarnya tegas. Pada kesempatan terpisah, Elvyani NH Gaffar, anggota KPUD Kaltim mengatakan, daftar kekayaan akan diumumkan bersamaan dengan penetapan cagub dan cawagub yang dinyatakan lolos menjadi konstentan pilgub. "Jadwalnya 21 - 24 Maret nanti baru diumumkan semuanya, mulai dari hasil kesehatan hingga daftar kekayaan mereka itu. Kalau sekarang, kami tidak akan mengungkapkannya karena sama saja kami melanggar jadwal yang telah ditetapkan," ujar Elvy. (aid) |
|
|



























