BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Baitul Makmur
Jumat, 25-04-2008 | 05:15:28

SELAMAT hari Jumat. Semoga seluruh pembaca Tribun mendapat rezeki yang berkah di hari Jumat yang mulia ini. Semakin banyak kita memperoleh rezeki yang berkah, insya Allah hidup kita akan senang dan mulia. Tuhan telah memberikan kunci bagi kita, bagaimana caranya kita bisa menjadi kaya, hidup senang dan mulia.

Dalam surah al Jumuah, Tuhan memerintahkan, “Dan menyebarlah kamu di muka bumi. Carilah rezeki yang Tuhanmu sediakan. (tapi) Perbanyak dzikir. Aku jamin hidupmu akan senang dan mulia.” (QS 62:10)

Pembaca, sesungguhnya hidup ini seperti kita mengayuh sepeda. Kita tidak akan jatuh kecuali kita berhenti “mengontelnya”. Maka, marilah kita terus mengayuh, jangan pernah berhenti untuk bekerja mencari rezeki Tuhan yang tersebar di muka bumi. Karena, ketika kita berhenti mencari rezeki, bisa jadi kita tinggal menunggu waktu untuk jatuh.

Sesungguhnya setiap orang telah ditentukan rezekinya masing-masing oleh Gusti Allah sejak ia terlahir di bumi. Si fulan kelak hidupnya akan kaya, si badu hidupnya nanti akan miskin. Semua sudah ada catatannya, semua sudah diatur oleh Tuhan.

Catatan Tuhan akan nasib setiap manusia dalam konteks perolehan rezeki, tersimpan di sebuah tempat dengan nama Baitul Makmur. Ia adalah sebuah bank data berupa catatan -catatan Tuhan menyangkut perolehan rezeki setiap manusia. Baitul Makmur terdapat di langit.

Allah SWT dalam surah at Thur ayat 22 berfirman, “Dan di langit terdapat (catatan-catatan) rezekimu dan terdapat pula apa-apa yang dijanjikan (Allah) kepadamu.”

Itulah Baitul Makmur. Beberapa penafsir Al Quran berpendapat, bahwa apa yang tercatat di dalam Baitul Makmur, adalah harga mati. Seseorang tidak akan memperoleh rezeki yang melebihi catatan  yang terdapat di bank data di  Baitul Makmur.  Kaya dan miskin sudah digariskan. Tidak mungkin diubah lagi.

Mereka yang berpendapat seperti diatas berpegang pada surah Ar Ra’d ayat 26, yang berbunyi. “Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagia siapa saja yang dikehendaki-Nya.”  Kandungan pesan serupa juga terdapat antara lain dalam QS 17;30 dan  QS 39;52.

Namun ada juga penafsir Al Quran yang berpendapat bahwa catatan rezeki di Baitul Makmur bagi setiap manusia hanyalah menyangkut rezeki minimal (basic).

Dengan begitu, masih ada ruang terbuka bagi kita untuk mengubah nasib. Sehingga, bila seseorang menginginkan rezeki yang lebih dari catatan yang terdapat di Baitul Makmur, ia masih punya peluang. Namun, tentu, haruslah dengan berusaha keras mencarinya selama dia hidup di dunia.

Dalil yang diusung oleh penafsir yang berpendapat seperti diatas adalah surah al Baqoroh ayat 212. Allah berfirman, “Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya, tanpa batas.”

Juga firman Tuhan dalam Al Quran yang mengisyaratkan bahwa Alloh pun bisa memberikan surprise kepada kita. “Dan, rezeki dari Tuhanmu itu bisa datang dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS 65:3).

Pembaca yang saya muliakan. Bila kita percaya bahwa nasib kita bisa berubah. Bila kita ingin

mendapat rezeki yang lebih dari catatan yang termaktub dalam bank data Baitul Makmur, maka mohon, kiranya sering-seringlah kita mengetuk, menggedor-gedor pintu Baitul Makmur. Dengan begitu, para malaikat penjaga Baitul Makmur akan sering pula melihat wajah kita sang pengetuk, sang penggedor pintu itu.

Sebaliknya, rasanya mustahil, malaikat  pembawa rezeki akan mengenali wajah kita, bila kita tidak pernah berusaha mengetuk pintu Baitul Makmur. Artinya, rezeki akan jauh dari kita.

Inilah semangat ilahiyah, tentang bagaimana adab kita dalam mencari rezeki Tuhan. Bagi umat Islam dan mereka yang percaya kepada Tuhan, maka rezeki itu hanya bisa kita peroleh hanya dengan kerja keras, berdoa untuk meminta kepada Tuhan (mengetuk, menggedor-gedor pintu Baitul Makmur), sabar dan tak lupa bersyukur.

Pembaca yang saya hormati. Teman saya, yang hidupnya sangat tercukupi dari sisi materi, memberi kiat kepada saya, bila ingin hidup kaya. “Rezeki Tuhan akan lebih mudah kita dapatkan, bila kita pandai menggunakan kecerdasan dan akal fikiran kita. Namun, jangan lupa untuk pandai bersyukur. Last but not least, kita harus sabar. Tapi, jagalah agar kita selalu dekat dengan-Nya.”

Silakan menikmati berita-berita sajian Tribun Kaltim. Kami berdoa semoga seluruh pembaca Tribun hari ini diberi kesehatan dan kekuatan untuk bekerja keras, untuk mencari  rezeki yang berlimpah dari Tuhan.

Jangan lupa pergi ke masjid untuk sholat Jumat. Dan, mohon sering-seringlah berdoa minta sama Allah, mengetuk pintu Baitul Makmur.

Salam.

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA