BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Terima kasih
Senin, 28-04-2008 | 00:54:53

SELAMAT hari Senin. Semoga seluruh pembaca Tribun Kaltim dapat mengawali kehidupan dan pekerjaan di awal pekan ini dengan tidak lupa mengucapkan basmallah (bismillahi ar- Rohman ar Rohim). Karena dengan begitu, insya Allah, Tuhan akan memberikan berkah dan rahmat-Nya serta kemudahan dan kelancaran terhadap segala aktivitas kehidupan kita.

Sabtu (26/4), pukul 08.00 Wita, di pelataran gedung embarkasi VIP, Bandara Sepinggan, saya bersua Bapak Imdaad Hamid, Walikota Balikpapan. Ketika beliau tiba, saya pun tergopoh-gopoh berlari menyambutnya, saat beliau hendak turun dari mobil. Saya terkejut ketika beliau mendahului dengan sapaan, “Selamat pagi, selamat hari Sabtu.”

Mendapat sapaan seperti itu, saya pun membalasanya dengan ucapan yang sama, dalam sikap yang saya tunjukkan dengan nuansa rasa terimakasih dan hormat. Pagi itu, Pak Imdaad memang berkenan melepas peserta lomba “Drawing in the Sky” sebuah acara hasil besutan Tribun dan Mandala Air, dengan dukungan sejumlah mitra dan sponsor. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati ulang tahun ke-5 Tribun Kaltim, tanggal 8 Mei mendatang.

Kalimat yang disampaikan Pak Imdaad tersebut, mengisyaratkan keakraban sekaligus menunjukkan bahwa beliau membaca kolom saya di Tribun Kaltim dalam rubrik "Selamat Pagi" yang muncul setiap Senin dan Jumat.

Sedangkan kata “Selamat hari Sabtu” dalam kalimat Pak Imdaad ketika menyapa saya itu, semakin mengentalkan bahwa beliau mengetahui ciri khas dari ucapan salam hangat saya kepada seluruh pembaca  dalam rubrik tersebut. Tapi kemudian Pak Imdaad meng-create-nya dengan cerdas, sesuai aktualitas pertemuan beliau dengan saya. Secara pribadi --lewat tulisan ini-- saya menghaturkan tarima kasih kepada Pak Imdaad Hamid yang telah memberikan apresiasi terhadap kolom “Selamat Pagi” saya.

Pukul enam pagi waktu Jakarta, hari Minggu (27/4) kemarin, Bapak Didik Effendi, Wakil Bupati Kutai Barat, menelepon saya. Saat itu saya baru selesai membaca surah Yasin, setelah sholat Subuh berjamaah dengan istri saya. Pak Didik menanyakan apakah saya sedang berada di Balikpapan. Saya sampaikan bahwa saya sedang berada di Jakarta, saya baru saja meninggalkan Balikpapan, Sabtu kemarin.

Dari ujung telepon, saya merasakan betapa kecewanya Pak Didik. Karena untuk kesekian kalinya

kami berdua berselisih hari untuk bisa jumpa muka di Balikpapan. Dan untuk kesekian kalinya pula Pak Didik menyampaikan, “Pokoknya, Pak Uki tinggal tentukan saja, kapan bisa berkunjung ke Kutai Barat. Nanti saya siapkan tiket pesawatnya,  akan saya atur akomodasi serta jadwal acara Pak Uki di Kutai Barat.”

Wakil Bupati Kubar, Didik Effendi, memang penggemar tulisan saya dalam kolom “Selamat Pagi”. Sudah sering sekali beliau menelepon saya di pagi hari setelah membaca tulisan saya. Kemudian, kami pun berdiskusi tentang berbagai pesan-pesan hikmah dalam hidup ini sesuai topik yang saya angkat pada hari tersebut.

Pak Didik orangnya sangat enak diajak diskusi. Namun sayang, Tuhan belum memberi waktu dan kesempatan untuk kami berdua jumpa tatap muka, sejak terakhir kali pertemuan saya dengan beliau di Sendawar, setahun yang lalu.

Kemarin, Minggu (27/4), teman-teman pengurus DPC PKS Bontang berkunjung ke kantor kami di Bontang. Ketua rombongan, Bapak Isro Umarghani, juga menyatakan dukungannya terhadap kolom ”Selamat Pagi.”  Mereka juga berharap kolom ”Selamat Pagi” dapat terus

 dinikmati pembaca. Menurut teman-teman PKS, tulisan tersebut memberi semangat kepada masyarakat untuk menjalani segala aktivitas dengan landasan ketuhanan.

Banyak sekali dukungan yang diberikan kepada saya dari berbagai pihak. Baik dari para pembaca Tribun Kaltim secara pribadi per pribadi, maupun dari para tokoh masyarakat, anggota partai politik dan pejabat di Kaltim –yang tidak bisa saya sebut satu per satu di sini—yang menghendaki kolom ”Selamat Pagi” ini tidak dihentikan.

Cuplikan dari gambaran dukungan terhadap kolom ”Selamat Pagi” yang saya ungkapkan di atas, sengaja saya angkat pada tulisan saya kali ini, karena memang beberapa hari terakhir ini saya menyampaikan niat saya untuk mengakhiri kolom ini. Namun belum selesai saya mengungkapkan alasan, seluruh anggota sidang redaksi dan jajaran tim bisnis Tribun Kaltim menyatakan menolak niat saya tersebut.

Niat saya ini saya utarakan karena mulai tanggal 1 Mei 2008 mendatang, saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Kaltim. Posisi saya digantikan oleh suadara Achmad Subechi.

Selanjutnya, meski saya masih punya ikatan dengan Tribun Kaltim karena saya masih menjabat Direktur PT Mahakam Media Grafika, yaitu perusahaan yang mengelola surat kabar Tribun Kaltim, namun itu maknanya bahwa kehadiran saya di Kaltim tidak akan lagi sesering

sebelumnya. Ke depan, saya akan tenggelam dalam kesibukan pekerjaan di kantor pusat di Jakarta.

Saya berharap semoga Alloh SWT selalu memberikan saya hidayah, kekuatan, kesehatan dan kesempatan untuk terus melanjutkan kolom ”Selamat Pagi”.

Pembaca yang saya hormati. Silakan menikmati berita-berita sajian Tribun Kaltim terbitan hari ini dan semoga seluruh pambaca memperoleh berbagai manfaat dari sajian kami.

Salam.(*)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA