BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Wanita Smart
Senin, 21-04-2008 | 05:18:21

SELAMAT hari Senin. Semoga seluruh pembaca Tribun Kaltim, khususnya pembaca kami dari segmen wanita, tetap memiliki semangat yang tinggi di hari ini. Semangat kebebasan, semangat menekuni segala profesi dengan tanpa batasan dan halangan memang kita butuhkan dalam suasana negeri kita yang secara umum sedang sulit secara ekonomi.

Pembaca yang saya hormati. Ada ciri khas yang bisa dikenali dari kota Rembang, Jawa Tengah. Dari dulu hingga sekarang kota itu terlihat seperti itu-itu juga. Tenang dan nyaman, tidak begitu disibukkan oleh hentakan-hentakan keramaian tanda sebuah kota yang sedang memacu lemajuan-kemajuan ekonomi.

Salah satu ciri khas  yang bisa ditengarai dari kota Rembang adalah pada kondisi jalan rayanya yang membelah kota itu. Dari arah barat (Semarang) kita akan merasakan jalan raya yang sempit. Namun, begitu melewati tugu di depan alun-alun, jalannya berubah menjadi sangat lebar-mulus dengan ampat jalur dua arah. Kita bisa memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Tapi secara umum, kota Rembang relatif sepi. Yang membikin ramai kota ini adalah lalu-lalangnya ribuan truk besar dan kontainer, setiap hari, setiap menit,  yang melalju dari Surabaya ke Jakarta atau sebaliknya, mengangkut bereneka ragam barang dagang dan hasil olahan industri. Maka, kalau saja kota ini tidak terletak di jalur lalau lintas utama pantai utara Jawa (pantura), boleh jadi kota Rembang akan menjadi kota mati.  

Ada satu kebanggaan masyarakat Rembang yang dalam konteks menggalakkan pariiwisata sekaligus ikut menunjang program “Visit Indonesia Year 2008”.

Kebanggaan itu bertumpu pada lokasi wisata pantai dengan pasir putih dan air laut bersih, namanya Pantai Kartini. Dan memang, nama pantai tersebut diambil dari nama Pahlawan Nasional, RA Kartini, pahlawan emansipasi Indonesia, yang perjuangannya dijalani di kota ini, bahkan jazadnya pun disemayamkan di kota ini pula.

Hari ini, tanggal 21 April, seluruh bangsa Indonesia merayakan Hari Kartini, sebagai penghargaan terhadap kepahlawanan beliau yang berjuang mengobarkan semangat emansipasi. Rembang dan Jepara adalah dua kota yang memiliki ikatan sejarah bagi Sang Ibu kita ini. Ia dilahirkan di Jepara, kemudian berjuang di Rembang karena menjadi istri Bupati Rembang.

Pembaca. Hari Rabu pekan lalu, saya menerima seorang tamu wanita cantik di ruang kerja kantor saya di Jakarta. Tamu saya ini mengenakan busana jilbab dengan warna dominan ungu. Tidak hanya terlihat cantik, ia juga terkesan enerjik, penuh ambisi dan cita-cita, intelek dan smart, khas wanita muda Indonesia masa kini. Dia adalah Marissa Grace Haque.

Kami berbincang-bincang panjang lebar hampir dua jam dengan selebriti yang politikus ini. Dan, keseluruhan isi pembicaraan itu menyangkut politik.

Apalagi pada saat itu seorang selebriti, Dede Yusuf, berhasil menang dalam Pilkda Gubernur Jawa Barat, setidaknya berdasarkan perhitungan lembaga-lembaga quick count. Maka, pembicaraan kami menjadi semakin asyik.

Marissa Haque yang gagal dalam Pilkada Provinsi Banten baru-baru ini, lahir di Balikpapan  15 Oktober, sekitar awal tahun 60-an. Meski kini hidup di Ibukota, dia mengaku masih punya talian batin dengan kota kelahirannya, Balikpapan. Ia masih punya ambisi untuk terus membumbung  tinggi menggapai  prestasi di bidang politik praktis. Cita-citanya disampaikan panjang

lebar kepada saya, sungguh sangat fantastis.  Di sela-sela itu saya memberikan masukan-masukan kepadanya, baik dari sisi taktis maupun strategis. Marissa tergolong wanita yang enak diajak diskusi.  

Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari sedikit artis yang memiliki pendidikan tinggi. Marissa menggondol S2-nya di Ohio University, Amerika Serikat. Dan kini sedang menyelesaikan tesis gelar doktornya di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Bagi saya Marissa adalah salah satu potret wanita Indonesia masa kini. Wanita Indonesia yang menikmati hasil perjuangan RA Kartini. Ia bisa melambungkan ambisi dan cita-cita untuk menjadi apa saja. Dan, saya yakin masih banyak Marissa Marissa lain di Indonesia masa kini.

Pembaca yang saya muliakan. Silakan menikmati sajian berita-berita Tribun Kaltim edisi hari ini.

Kami, seluruh pimpinan dan staf Tribun Kaltim, khususnya untuk pembaca kami kaum wanita, kami mengucapkan selamat merayakan Hari Kartini,  21 April 2008. Selamat meneruskan perjuangan emansipasi.

Salam.  

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA