You have to login before you can shout!
JAKARTA- Bantuan langsung tunai (BLT) bukanlah solusi terbaik untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat ini. Ahli Perminyakan Dr Kurtubi menilai, BLT justru akan membuat masyarakat menjadi malas.
"Banyak dampak tidak baik dari BLT ini. Salah satunya, masyarakat menjadi malas. Oleh karena itu, lebih baik uang BLT itu untuk membuat lapangan kerja baru. Misalnya uang itu untuk membangun jalan di desa dan dikerjakan dengan padat karya. Uang itu kan akan kembali ke rakyat," ujarnya dalam diskusi tentang Kenaikan Harga BBM di Gedung DPD RI, Jumat (9/5).
Menurut Kurtubi, ini merupakan salah satu cara jitu untuk meminimalisir dampak negatif dari kenaikan harga BBM. Dalam waktu dekat ini, pemerintah akan menaikkan harga BBM hingga 30 persen. Rencana ini masih menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat maupun elit politik.
Anggota DPD RI Marwan Batubara yang juga hadir dalam diskusi itu mengatakan, pemberian BLT sangat rawan penyimpangan. "Saya setuju dengan usul Pak Kurtubi. BLT membuat masyarakat malas karena selalu menerima. Kalau dia memang tidak kuat bekerja, bolehlah dia dapat uang," kata dia. (kompas.com)
Created by IT Tribun Kaltim
Powered by JOOMLA