BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
9-Mei-2008 / 15:39 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9275.00 9175.00
SGD 6785.80 6687.80
HKD 1190.60 1175.90
GBP 18156.95 17905.95
AUD 8746.65 8614.65
JPY 90.39 88.69
EUR 14365.38 14182.38
SAR 2482.00 2438.00
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Kendari Tegang, Mahasiswa-PNS Bentrok
Jumat, 28-03-2008 | 11:57:03

KENDARI- Situasi di kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga siang ini (Jumat, 29/3) masih tegang akibat bentrokan antara mahasiswa dengan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. 

Kantor Walikota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dihujani batu yang menyebabkan pintu gerbang  dan  kaca kantor bagian timur hancur. Pantauan Antara di Kendari, Jumat (29/3), ribuan mahasiswa yang sebagian mengenakan baju almamater warna kuning bergerak dari kampus Universitas Haluoleo (Unhalu) dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Semula mereka akan menyampaikan aspirasi di gedung  DPRD Sultra, namun saat melintas di depan kantor Walikota sebagian massa tidak dapat dikendalikan oleh pemimpin lapangan. Lemparan sporadis yang mengarah ke kantor tidak dapat dihindarkan sehingga menyebabkan kerusakan kantor tersebut. Kendaraan yang terparkir di halaman kantor ikut menjadi sasaran pelemparan.

Pegawai kantor Walikota Kendari yang sedang melaksanakan kerja bakti melakukan perlawanan tetapi dari kekuatan massa tidak seimbang. Pegawai perempuan berlarian meninggalkan kantor untuk mengamankan diri. Belum diketahui secara pasti ada atau tidak korban jiwa dalam insiden tersebut. Dan saat peristiwa berlangsung tidak ada pengamanan dari pihak kepolisian.

Pelemparan kantor walikota ini adalah sebagai aksi balas dendam karena mahasiswa merasa diserang oleh oknum PNS Pemkot ketika berunjuk rasa, Kamis (27/3). Polisi bahkan menyerbu masuk ke dalam kampus Unhalu, kemarin. Sepekan terakhir terjadi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah Kota Kendari menertibkan pedagang kaki lima (PKL), dan kemarin (27/3) terjadi bentrok serius antara mahasiswa dan pihak polisi yang berusaha mengamankan demo tersebut.

Tujuan mahasiswa adalah memprotes kebijaksanaan walikota yang menggusur pedagang kaki lima demi ambisi meraih adipura dan demo mahasiswa mendapat perlawanan fisik dari karyawan dan Satpol PP walikota, sehingga beberapa mahasiswa harus dirawat di rumah sakit. Rentetan unjukrasa tersebut akhirnya mahasiswa berhadapan dengan pihak pengamanan sejak di kantor walikota hingga di dalam areal kampus Unhalu dan dari kedua belah pihak mahasiswa dan polisi jatuh korban luka-luka yang hingga kini masih dirawat di beberapa rumah sakit di Kendari.

Khusus demo hari ini, kekuatan mahasiswa berlipat ganda mencapai ribuan orang dan sambil menuju gedung DPRD, mereka terlebih dahulu melempari kantor walikota serta kendaraan roda dua dan empat yang terparkir di halaman kantor tersebut. Saat ini kantor walikota tidak dijaga oleh polisi atau Dalmas. (kcm)
 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA