BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Krisis 2008 Nggak Sama Dengan Krisis 1998!
Kamis, 08-05-2008 | 16:26:02

JAKARTA - Respon pemerintah yang menganggap Indonesia tidak akan mengalami krisis, kemungkinan menggunakan acuan krisis moneter yang dialami Indonesia pada tahun 1998. Padahal, menurut Hendri Saparini dari Lembaga Riset Ekonomi Econit Advisory Group, kemungkinan krisis yang akan terjadi bersumber dari dalam negeri.

"Bayangkan saja, tahun lalu, harga makanan saja sudah dua kali lipat dari inflasi umum yang 6,6 persen tapi pangan 11,3 persen!" ujar Hendri pada Forum Perspektif INSIDe tentang kondisi Indonesia di ambang frustasi ekonomi politik, di Jakarta, Kamis (8/5).

Selain itu, dari hasil survei, inflasi yang dihadapi orang miskin di Indonesia besarnya dua kali lipat dari inflasi yang dialami rata-rata inflasi secara nasional. "Misalnya kalau beras kita bisa beli per 20 kg maka rakyat miskin hanya bisa beli per 1 kg yang tentu lebih mahal harganya," tambah Hendri.

Hendri menganggap sebenarnya kemungkinan krisis yang dapat dihadapi pada tahun ini mudah untuk diprediksikan sebelumnya, melihat kondisi perekonomian dunia yang mengalami perlambatan dan strategi ekspor yang tidak tepat. "Lima puluh persen ekspor kita itu hanya ditujukan kepada lima negara yang celakanya pada tahun 2008 mengalami resesi, artinya dari sisi ekspor dan investasi kita tidak dapat berharap. Namun pemerintah masih optimis, ini akan tumbuh menjadi 6.8," ujar Hendri. (kompas.com)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA