BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
9-Mei-2008 / 15:39 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9275.00 9175.00
SGD 6785.80 6687.80
HKD 1190.60 1175.90
GBP 18156.95 17905.95
AUD 8746.65 8614.65
JPY 90.39 88.69
EUR 14365.38 14182.38
SAR 2482.00 2438.00
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Laporan KKP Selesai, Penyerahan Tunggu Horta Sembuh
Sabtu, 29-03-2008 | 13:01:17

DENPASAR- Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia Timor Leste telah menyelesaikan laporan akhir sesuai mandat yang diterima dari dua kepala negara. Namun, berhubung Presiden Timor Leste Ramos Horta masih dirawat pascapenembakan terhadap dirinya, waktu penyerahan laporan akhir itu masih belum jelas.

Hal itu disampaikan para pimpinan KKP di sela-sela pertemuan akhir mereka di Denpasar, Bali, Sabtu (29/3). Ketua KKP dari Indonesia Benjamin Mangkoedilaga bertindak sebagai juru bicara. Sementara dari Timor Leste diwakili anggotanya yang bertindak sebagai ketua pada pertemuan itu, Jacinto Alves.  

Sesuai dengan kerangka acuan, kami berhasil menyelesaikan laporan akhir sesuai mandat per tanggal 31 Maret ini. Namun, terkait musibah yang terjadi pada Presiden Ramos Horta, hingga sekarang kedua pemerintah belum mengumumkan waktu penyerahan laporan akhir itu, kata Benjamin.  

Benjamin berharap, seusai sembuh nanti, Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Horta, yakni menerima sekaligus memberikan pernyataan tentang hasil kerja KKP. Kunjungan serupa dilakukan Horta ketika dia usai dipili h menjadi Presiden Timor Leste lalu.  

Lebih lanjut Benjamin mengungkapkan, laporan akhir KKP versi Bahasa Indonesia terdiri dari 379 halaman. Namun, jumlah halaman itu masih mungkin bertambah, terkait tata letak dan penambahan catatan kaki. Laporan itu selanjutnya akan diterjem ahkan dalam tiga bahasa lain, yakni Inggris, Tetun, dan Portugal.  

Disinggung tentang kemungkinan adanya rekomendasi pemberian amnesti terhadap pribadi maupun pihak yang diduga melakukan pelanggaran HAM sebelum, selama, dan setelah jajak pendapat di Timor Timur tahun 1999 silam, Benjamin maupun Jacinto menolak untuk menjawab.  

Persahabatan itu jauh lebih kokoh bagi masa depan kedua negara, daripada mungkin pengungkapan kebenaran, jawab Jacinto diplomatis. (kcm)
 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA