BERITA UTAMA
Headlines Cetak
Tribun Kaltim Terkini
Nasional
Manca Negara
Ekonomi & Bisnis
Olahraga
Hiburan
Iptek & Sains
Kesehatan
Opini
Lipsus
Selamat Pagi
Tajuk
Pilkada Kaltim
BERITA DAERAH
Balikpapan
Samarinda
Kukar
Bontang
Kutim
Tarakan
Kubar
PPU
Grogot
KURS IDR BANK BCA
16-Mei-2008 / 15:38 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9330.00 9230.00
SGD 6817.05 6719.05
HKD 1196.95 1182.25
GBP 18216.15 17965.15
AUD 8849.80 8717.80
JPY 89.71 88.04
EUR 14483.20 14300.20
SAR 2496.55 2452.55
Berita populer
arsip berita
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Sindikasi
Sejumlah Artis Hadiri Pernikahan Putri Sultan
Jumat, 09-05-2008 | 14:24:57

YOGYAKARTA- Puncak prosesi pernikahan puteri Sultan Hamengkubuwono X, yakni Gusti Kanjeng Maduretno (Gusti Kanjeng Nurkamnari Dewi) dengan Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat, yakni ijab kabul dan panggih, dilakukan Jumat (9/5) pagi . Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menghadiri pernikahan tersebut.

Selain Jusuf Kalla, sejumlah menteri juga datang seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo. Mantan Presiden BJ Habibie dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno juga tampak di acara itu.

Tamu undangan dari 14 kerajaan se-Nusantara juga terlihat, seperti sultan Mahmud Badaruddin Prabu Diradja (Sultan Kerajaan Palembang Darussalam), Sultan Andi Kumalaijo (Sultan Kerajaan Gowa), dan Puang Rustam Sakka Paga (Sembangkada-atau kai sar-Kerajaan Luwu, Sulawesi Selatan).

Dari kalangan artis, nampak antara lain Nurul Arifin dan Sophan Sophiaan. Seniman Djaduk Ferdianto dan sutradara Garin Nugroho juga datang. Pihak panitia menyebar 1.000 undangan untuk acara pagi itu, sedangkan untuk ma lam nanti, masih akan datang 2.000 tamu undangan.

Proses ijab kabul dimulai sekitar pukul 06.30 bertempat di Masjid Panepen, Kraton. Raja Keraton Sultan Hamengku Buwono X melaksanakan ijab kabul menikahkan putrinya. Menantunya, KPH Purbodiningrat datang d idampingi sang kakak, R Didik Nugrahanto.

Acara selanjutnya adalah panggih pengantin di Bangsal Kencana, Keraton Yogyakarta, pukul 09.00. Kedua mempelai dipertemukan, dan mereka mengenakan busana basahan gaya Yogyakarta. Dalam panggih dilakukan lempar suruh (saling melempar daun sirih) dan midhak endog (menginjak telur). Rangkaian acara selesai sekitar pukul 11.30.

Sultan Andi mengatakan, dirinya senang datang ke acara ini. Antara kerajaan Gowa dan Yogyakarta, memang sudah tejalin silaturahmi yang baik. "Pernikahan di Keraton Yogyakarta masih kental dengan unsur budaya," katanya. (kompas.com)

 

 

 

 

 

Created by IT Tribun Kaltim

Powered by JOOMLA